Terkait BLT-DD, 13 Desa di Dua Kecamatan Diperiksa BPK

0
924 views

Bogorpolitan – Nanggung,

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memeriksa 13 Desa terdiri dari 2 Kecamatan Nanggung Dan Cigudeg, di Kantor Kecamatan Nanggung, Selasa (1/10/2020). Pemeriksaan berkaitan dengan Dana Desa yang digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Camat Cigudeg Pardi, mengatakan,
6 Desa di wilayahnya yang menjadi uji sampling pada pemeriksan BPK tersebut. Pemeriksaan ini melibatkan pihak Kemendes dan fokusnya ada di Desa makanya mereka mengambil sampling dari sekian Desa yang ada di Kabupaten Bogor termasuk di Cigudeg.

“Ada 6 desa yang menjadi sampling pada sampling BPK antara lain Desa Sukamaju, Argapura, Cigudeg, Banyuresmi kemudian Cintamanik dan Desa Banyuwangi,” kata Pardi kepada Bogorpolitan, Selasa (1/9/2020).

Menurutnya, semuanya data-data yang diperlukan sudah dipersiapkan mudah mudahan tidak ada yang bermasalah. Karena memang maksud dan tujuan BPK itu disamping pemeriksaan sebetulnya ada unsur pembinanya juga.

Adapun adanya temuan di wilayahnya, beber Pardi, pihaknya mendukung rekomendasi pihak BPK. “Ya, mendukung kalau memang rekomendasi rekomendasi BPK yang harus ditindaklanjuti. Tentunya kami belum bisa mengarah kesana, maka itu hasil evaluasi ini nanti akan disampaikan pada Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Camat Cigudeg yang baru menjabat dua minggu ini menyebutkan, pemeriksaan yang dilakukan pihak BPK merupakan pemeriksan awal sehingga ketika adanya kekurangan dari pihak desa tentu bisa memperbaiki dari segi dokumen administrasi maupun dari pelaksanaannya.

“Namanya, pemeriksaan tentunya mereka ingin mendapatkan informasi atau peristiwa yang ada di lapangan, misalnya, peraktek di lapangan min atau plus itu semua kedepan menjadi bahan evaluasi. Perbaikan kedepan jadi unsur pembinanya tetap dilakukan,” imbuhnya.

“Hasil evaluasi ini nantinya akan di sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten,” ungkap Supardi.

Hal serupa dikatakan, Camat Nanggung, Ae Saepuloh dari 11 Desa, 7 Desa menjadi sampling pemeriksaan BPK, yakni Desa Malasari, Curugbitung, Cisarua, Pangkaljaya, Bantarkaret, Parakanmuncang berikut Desa Kalongliud.

Menurut Camat Nanggung, sejak pagi para Kepala Desa beserta stafnya datang ke Kantor Kecamatan dengan membawa perlengkapan dokumen yang diperlukan bahan pada pemeriksaan pendahuluan BPK.

“Tidak semua Desa diperiksa oleh BPK karena institusi itu hanya mengambil sampling sebagian hanya 7 Desa. Hari ini beberapa Desa diperiksa BPK berkaitan dengan Dana Desa Covid-19 khususnya Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD),” papar Ae.

Ia berharap Kecamatan Nanggung aturan pelaksananya tidak keluar dari aturan kemendes dan surat edaran dari bupati. “Dari 7 Desa yang menjadi uji sampling secara administrasi akan terbina serta realisasi di lapangan bisa sesuai dengan aturan yang berlaku,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Koordinator Kabupaten Bogor pada Program Pembangunan Masyarakat Desa (P3MD) Dadan Syarip Mutoan menjelaskan, bahwa ini merupakan rangkaian program agenda Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pemeriksaan terhadap 8 Kecamatan di Kabupaten Bogor.

Ada 4 Kabupaten yang jadi sampling, salah satunya kabupaten Bogor di 8 Kecamatan yang masuk pemeriksaan sampling,Hari ini Nanggung dan Cigudeg. Besok tenjo dan jasinga kemarin tanjungsari Cariu, Sukamakmur termasuk Kecamatan Megamendung.

Sebaran tersebut awalnya acuannya sebaran covid 19 yang menjadi dasar jadi semua sempel Konsentrasi di zona hijau,” jelas Dadan.

Ini program agenda Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Audit kinerja hanya kebetulan samplingnya ada di jawa barat.

Nanti, menurut Dadan, hasil sampling tersebut ditindaklanjut oleh kementrian Desa. Hal ini hasil kordinasi RKPD. Inspektorat Kabupaten, Provinsi kemudian DPMD Kabupaten termasuk BPKnya sendiri.” tutupnya.

Reporter : Andres

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini