Bogorpolitan.com, Nanggung
PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) merespons informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan praktik pertambangan ilegal (illegal mining) di wilayah tambang Pongkor.
Corporate Secretary Division ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa perusahaan saat ini tengah melakukan penelusuran serta investigasi internal secara menyeluruh guna memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Perusahaan sedang melakukan investigasi internal untuk memastikan fakta yang sebenarnya di lapangan,” ujarnya.
ANTAM menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk aktivitas ilegal, termasuk akses tidak sah ke area operasional perusahaan. Seluruh wilayah operasional ANTAM, menurutnya, merupakan objek vital yang dilengkapi sistem pengamanan berlapis dan pengawasan ketat.
Setiap indikasi pelanggaran, lanjut Wisnu, akan ditindak melalui mekanisme internal perusahaan serta dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, ANTAM mengklaim telah secara aktif melakukan penertiban terhadap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Langkah tersebut mencakup penutupan titik-titik tambang ilegal, patroli rutin, hingga penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.
Perusahaan juga mengingatkan bahwa aktivitas PETI memiliki risiko keselamatan yang tinggi, seperti potensi longsor dan paparan gas berbahaya, sehingga penanganannya memerlukan pendekatan yang terkoordinasi dan berkelanjutan.(And)






