Bogorpolitan.com, Dramaga – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Citrawangi, Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, panen ayam potong periode kedua..
Meskipun sempat mengalami kendala akibat perubahan cuaca yang ekstrem.
Usaha peternakan ayam potong yang terletak di RT 02/04, produksi diperkirakan panen menembus lebih dari 12 ton, pada Sabtu (02/05)
Dari sejumlah komoditas yang dikelola, budidaya ayam pedaging tercatat sebagai sektor yang paling menjanjikan dan memberikan keuntungan terbesar dibandingkan unit usaha lainnya.
Sekdes Neglasari, Kosasih Irvan, perkembangan usaha peternakan saat ini menunjukkan tren yang sangat positif.
“Dulu tingkat kematian pada periode pertama agak minim, terus sekarang tingkat kematiannya luar biasa (rendah). Ke depannya diproyeksikan akan lebih menguntungkan lagi dan lebih menghasilkan,” ujar pria yang hobi olahraga Badminton.
Sementara itu, Pengelola BumDes Citra Wangi, Sakija mengakui mengembangkan usaha ternak ayam potong tentunya, adanya tantangan signifikan terkait kondisi alam.
Kondisi cuaca yang tidak menentu ini berdampak langsung pada tingkat kematian unggas. Pada puncaknya, angka kematian bisa mencapai 35 ekor per hari.
“Kalau cuaca lagi panas, tingkat kematian ayam potong bisa 35 ekor per hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan pada umumnya ayam potong itu butuh waktu maksimal 40 hari, dari mulai ditebar hingga panen. Dengan penataan kandang yang baik serta pemberian pakan yang cukup dan teratur, ayam yang dipelihara hanya butuh waktu 28 hari sudah bisa panen dengan bobot antara 900 gram – 1,4 kilogram/ ekor.
Meski mengalami kendala, hasil panen periode ini dinilai masih cukup baik. Ayam yang dipelihara bisa tumbuh dengan baik dan di dukung pakan yang maksimal.
”Dari dua kadang ayam yakni bawah dan atas. Kita bisa Panen ayam potong sekitar 12 ton dan dijual ke PT per kilogram Rp 23 Ribu,” ujarnya.
Usai kegiatan panen selesai, pihak pengelola akan segera melakukan persiapan untuk periode berikutnya.
Pertama dilakukan proses pembersihan kandang . Sebab, kebersihan merupakan prioritas agar unggas tetap sehat dan terhindar dari penyakit.
“Paska panen biasanya kita narik sekam dulu buat bersihkan kandang dulu. Udah bersih semua baru di tabur sekam lagi, baru siap ditabur lagi,” tukasnya. (AS)






