BogorPolitan – Leuwisadeng,
Camat Leuwisadeng masih menunggu hasil Swab dari 13 warganya di Desa Sadeng yang diduga terpapar Covid-19 dari Puskesmas Leuwisadeng. Hal ini dikatakan Camat Leuwisadeng, Rudi Mulyana, ketika ditemui di Puskesmas Leuwisadeng seusai menghadiri acara Musrenbang di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Rabu 16/09/2020.
Rudi Mulyana menduga, pemaparan Covid-19 ini berawal dari warganya yang bekerja di salah satu Rumah Sakit di Leuwiliang.
“Setelah di Rapid-test ternyata hasilnya non reaktif, dan seluruh keluarganya sudah di test Swab,” ungkapnya.
Rudi menepis dugaan masyarakat yang mengatakan lambatnya kinerja Gugus Tugas yang ada dikecamatannya.
“Kami tidak bisa langsung memberikan Rapid-test atau Swab secara langsung, harus adanya pendataan, persiapan sarana dan prasarananya. Jadi kita perlu waktu untuk keperluan administrasi untuk melakukan itu,” katanya.
Seharusnya, lanjut Camat, warga yang terpapar melakukan isolasi mandiri dan itu sudah disampaikan Gugus Tugas kepada RT RW supaya memantau warga agar melakukan isolasi mandiri.
“Saya sudah capek untuk sosialisasi kepada masyarakat, sekarang ini tinggal menimbulkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Leuwisadeng, Farida Indriawati menjelaskan pihak menyiapkan 13 alat swab dan keluarga yang sempat kontrak erat dengan pasien sudah di swab.
“Keluarga yang sudah di swab ada 11 orang. Termasuk suami yang positif Covid 19. Hasil swab di perkiraan keluarnya sekitar minggu depan,” katanya.
Dirinya pun mengelak ketika dianggap lambat dalam menangani pasien Covid 19. Sebab, sesuai protap kesehatan. Pertama harus di data, dilaporkan ke Dinas. Baru dilakukan Rapid-test dan Swab bagi keluarga yang pernah kontrak erat dengan pasien Covid 19.
Untuk pasien Covid 19, saat ini sudah di bawa ke rumah sakit. Sedang keluarga pasien menjalani isolasi mandiri sampai hasil swab keluar.
“Menurut keterangan pasien, kondisi tidak ada gejala. Biasanya masyarakat selalu ketakutan ketika ada yang positif, seharusnya ketika belum ada yang positif menerapkan protokol kesehatan yakni jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan,” pungkasnya. (And)






