Dishub Kab. Bogor Sosialisasikan SALLUD Bagi Himpaudi, IGTK, IGRA

0
890 views

BogorPolitan – Cibungbulang,

Sosialisasi Sadar Lalu Lintas Anak Usia Dini (SALLUD) bagi Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi), Ikatan Guru Taman Kanak -kanak (IGTK), Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kecamatan Cibungbulang, bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, yang sudah menjadi gerakan Nasional.

Untuk Kabupaten Bogor, sudah dianggarkan tahun 2020, namun karena dampak Covid-19, anggarannya dialihkan guna penanganannya, tahun 2021 baru bisa dilaksanakan.

Seperti diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Keselamatan dan Sarana Lalu Lintas, Dishub Kabupaten Bogor, Ade Nuryana, kepada BogorPolitan.com, disela kegiatannya, Rabu, 24/02/2021, di PAUD Yanuri, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

“SALLUD untuk kurang lebih 2.000 guru PAUD diseluruh Kabupaten Bogor, yang awalnya sebelum masa pandemik direncanakan 40 kali pertemuan, namun karena dampak pandemik Covid-19, dengan masa ppkm satu Kecamatan dibagi 2 kali pertemuan,” urainya mengawali.

Untuk kordinasi kegiatannya dimasa PPKM ke gugus tugas Covid-19, tingkat Kecamatan di serahkan kepada Himpaudi, IGTK, maupun IGRA.

“Kita dari Dishub hanya mendatangi, memberi kan sosialisasi, targetannya kedepan adalah Guru-guru yang diberikan materi mendapatkan ilmu serta bisa diterapkan kepada anak-anak PAUD,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Mantan Ketua Himpaudi Kecamatan Cibungbulang Dian RosDiana, S.Pd menyambut positif giat Dishub yang memfasilitasi 2000 guru se-Kabupaten Bogor, untuk mampu mengimplementasikan tatacara berlalu lintas.

“Sinergitas antara 3 organisasi, Himpaudi, IGTK, dan IGRA dengan progres serta prokes hasil kesepakatan ijin pembina, manfaatnya sangat banyak, orang-orang pilihan yang nantinya mengimplementasikan ke lembaganya masing-masing bagaimana tatacara berlalu lintas,” sambutnya.

Menurut Iwan, Pembina Pendidikan Non Formal (PNF) Kecamatan Cibungbulang, saat ditemui disela kegiatan menuturkan, acara tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang berlalu lintas.

“Sebagai bentuk sosialisasi tentang keilmuan, bertujuan untuk mendidik anak terbiasa akan aturan berlalu lintas dengan baik, yang harus difahami oleh Guru, Orang Tua, serta Murid, terutama untuk orang tua murid agar anak bisa meniru dan mencontohnya sejak dini,” katanya.

Iwan menambahkan, sosialisasi dilakukan guna menyambut rencana Bupati Bogor tentang gugus PAUD Holistik Integratif (H I) bersama semua SKPD, Iwan menambahkan.

“Sebagai bentuk Holistik Integratif (HI) soalnya bupati akan mengeluarkan Perbup, maksudnya semua dinas SKPD di Kabupaten Bogor harus terintegrasi dengan PAUD, jadi jika akan mengadakan kegiatan boleh kesemua Dinas termasuk Kepolisian, untuk sosialisasi tentang keilmuan,” kata Iwan mengakhiri. (IPAY).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini