Cemas Mengemas Lumbung Emas

0
701 views

BigorPolitan – Nanggung,

Laporan : M. Ilyas ||

Ironis memang jika tikus mati dilumbung, bahkan mungkin akan menjadi sebuah penomena yang memprihatinkan, ketika sebuah perusahaan ada di Wilayah. Namun Masyarakatnya hanya sebatas jadi Penonton.

Adalah PT. Aneka Tambang (Antam) adalah Perusahaan Tambang Emas, di Wilayah Kecamatan Nanggung yang memiliki Delapan Belas Mitra Usaha. Namun cukup ironi disana angka pengangguran masih tinggi, karena diduga para pekerjanya sebagian besar berasal dari luar.

Menurut Keterangan Ketua Apdesi Kecamatan Nanggung Jani Nurjaman, Rabu, 25/05/2022, di Ruang Kerja Camat, hal itu telah disampaikannya kepada pihak terkait.

“Oleh karena itu bersama muspika kami menghadap PT. Antam, salah satu BUMN yang di dalamnya ada 18 PT, sebagai mitra perusahaan Antam atau pihak Ketiganya. kami meminta mengakomodir warga masyarakat kecamatan Nanggung, agar menjadi prioritas utama untuk ikut bergabung dalam tenaga kerja tersebut,” ujarnya.

Namun sangat Jani sayangkan dalam setiap pertemuan Forum, pihak mitra perusahaan PT. Aneka Tambang tidak hadir semuanya hadir.

“Kami selalu minta kepada PT.Antam untuk memfasilitasi dan ini sudah terjadi, namun yang kami sayangkan dalam forum itu, PT maupun Mitra Antam yang merupakan pihak ketiga tidak semua Hadir. Kami juga punya kewajiban yang sama, memajukan dan memberikan kesejahteraan bagi warga kecamatan nanggung,” sesalnya.

Sampai dengan hari ini, lanjut Jani, “kami Tuntut kepada para perusahaan pihak ketiga, bukan membatasi warga diluar kecamatan nanggung, itu tidak, tapi disini kami menuntut keadilan. Mau bagaimanapun seharusnya masyarakat nanggung jadi prioritas utama untuk masuk di perusahaan pihak Ketiga Antam,” tegasnya.

Berdasarkan analisa kami, masih kata Jani, “masukan dari para kades juga saat ini belum maksimal, serta belum sesuai dengan harapan, harapan kami 75 persen terserap berkerja di semua perusahaan.

Yang sudah di akomodir hasil laporan waktu kita rapat dengan berbagai pihak ketiga, yang sudah mencapai baru dua PT, yaitu PT KCI menyerap 85 persen tenaga kerja bidang satuan pengaman, dan PT Inampo di angka 75 persen menyerap tenaga kerja lokal,” terangnya.

Adapun misi Apdesi bersama Muspika Nanggung lebih kepada kepedulian, dalam meningkatkan kesejahteraan Warga Masyarakat dengan menekan angka pengangguran, yang nota bene hidup di Daerah Pertambangan Emas.

“Yang mana pasca COVID-19 selama dua tahun, banyak sekali masyarakat kami yang kena PHK, Artinya banyak sekali pengangguran sehingga perlu perhatian khusus dari kita selaku stake holder di Kecamatan Nanggung.

Selanjutnya untuk mewujudkan hal itu tentunya tidak akan terlepas dari pada masukan, saran dan petunjuk dari Pak Camat, Kapolsek serta Danramil. Kami akan menghadap PT Antam.

Intinya ini keluhannya masyarakat atas sulitnya masuk untuk berkerja di antam, salah satu tujuannya minimal Illegal Mining ini bisa diatasi,” harapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini