BogorPolitan – Kab. Bogor,
Sekitar 75% dari jumlah 500 siswa-siswi SMPN 2 Babakan melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh dengan sistem luring, sebagaimana disampaikan Siti Hodijah SH, MPd, Kepala SMPN 2 Babakan Madang.
“Kenapa kami melaksanakan PJJ ini lebih banyak yang melaksanakan dengan sistem Luring hingga mencapai 75% karena pertama Sinyal Internet yang tidak bagus, kemudian karena kondisi masyarakat diwilayah Babakan Madang ini kondisi ekonominya menengah kebawah banyak yang tidak mempunyai HP, maka agar mereka tetap bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik kita laksanakan dengan Moda Luring, dalam 1 kelas sejumlah 36 siswa hanya sekitar 6 siswa saja yang melaksanakan Daring,” papar Siti Hodijah.
Untuk mempermudah pengawasan setiap walikelas punya alamat siswa karena Guru kami sering datang ke rumah siswa “Home Visit” untuk memantau kegiatan belajar siswa.
Kepala Sekolah yang murah senyum ini menuturkan lebih lanjut, seminggu sekali siswa datang kesekolah untuk mengambil Modul Pembelajaran juga tugas-tugas.
“Agar tidak terjadi kerumunan siswa disekolah saat mengambil tugas kita atur dan kita batasi. Misal Hari Senin untuk kelas 7 pada Pk. 08.00-10.00 WIB, kemudian bergilir kelas lainnya. Dan itupun kita terapkan aturan Protokoler Kesehatan dengan Ketat, Siswa wajib memakai masker dan menjaga jarak. Untuk antisipasi juga kita rutin melaksanakan penyemprotan disinfektan dilingkungan sekolah agar lingkungan sekolah steril dan terbebas dari Virus Corona yang membahayakan ini,” paparnya.
Alhamdulillah semua bisa belajar dengan baik, karena guru-guru di SMPN 2 Babakan Madang ini sangat aktif, memang guru tidak datang kesekolah semua namun kita atur dan terjadwal.
Ditambahkannya untuk pelajaran yang cukup sulit seperti Matematika dan Bahasa Inggris kita laksanakan pembelajaran Tatap Muka kesekolah dalam 1 minggu sekali setiap kelompok hanya sekitar 5 siswa saja.
Walau dalam kondisi apapun KBM siswa tidak boleh terhambat, oleh karenanya berharap agar pandemi ini segera berakhir siawa bisa belajar dengam normal dan nyaman, pungkasnya.
Reporter : Dharmawan






