BogorPolitan – Leuwiliang,
Laporan : M. Ilyas ||
Alokasi Anggaran Ketahanan Pangan Tahun 2022, 20 % berasal dari Dana Desa (DD) Cibeber II dipergunakan bagi Perkebunan dan Pertenakan.
Dari sisi Perkebunan Pemerintah Desa (Pemdes) Cibeber II menargetkan 100 Pohon Bibit Limo per Dusun dan untuk Peternakan 33 Ekor Kambing (28 Penggemukan, 4 Pembibitan serta 1 Pejantan).

Kelompok Tani Tunas Melati menjadi penerima bantuan pertama, Program Ketahanan Pangan 33 Ekor Kambing.
Seperti diungkapkan Kepala Desa Cibeber II Suarjo yang akrab disapa Jojon, dalam acara Lounching Program Ketahanan Pangan Tahun 2022 di Kampung Cibeber IV Rt 02/01 Nomor 12, Jum’at 23/09/2022.
“Adanya program bantuan ketahanan pangan ini yang diambil dari dana desa sebesar 20%, diharapkan bisa dikelola dengan sebaik-baiknya. Untuk saat ini, kelompok tani ditiap dusun diberikan 100 bibit pohon jeruk limo dan 33 ekor kambing, untuk dirawat masyarakat. Serta bibit jeruk limonya di tanam oleh masyarakat lingkungan,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama Camat Leuwiliang Daswara Sulanjana, dalam pesannya mengamanatkan, Program Ketahanan Pangan dapat dijalankan sebaik-baiknya.
“Saya menghimbau kepada kelompok ini, agar program ketahanan pangan ini dan apa yang sudah diamanatkan agar benar-benar dijalankan dengan baik dan ingat ini bukan hibah. Saya juga mengajak masyarakat lingkungan setempat untuk ikut berpartisipasi, dalam kegiatan ini sehingga nantinya sesuai harapan,” tegasnya.
Sebagai Penerima Manfaat Program, sekaligus sebagai Penanggungjawab Kelompok Tani Tunas Melati, Jamal berjanji akan menjaoankannya dengan baik.
“Saya akan menjalankan program ini tentunya dengan sebaik mungkin, untuk anggota kita merekrut para pemuda dan warga yang berpengalaman dalam hal pemeliharaan kambing, agar berjalan sesuai arahan pak Camat dan kepala desa,” katanya.
Lounching Program Ketahanan Pangan Desa Cibeber II, dibuka oleh Camat Leuwiliang Daswara Sulanjana didampingi Kepala Desa Cibeber II Suarjo dan Jajaran, Bhabinkamtibmas serta Babinsa.






