Tahap Pertama Betonisasi Jalan Desa Cikeas 60 Persen Tuntas

0
710 views

Bogorpolitan – Cikeas,
Laporan : Dharmawan,

Tahap pertama Realisasi Program Satu Miliar Satu Desa yang dialokasikan Betonisasi Jalan di Jl. Ruas Tumas Cijulang Kp. Babakan Rt. 005/04 yang melintasi SMPN 1 Sukaraja dan SMAN 1 Sukaraja dengan Volume Panjang 464 meter lebar 4 meter dan tinggi 20 centimeter ditahap pertama 60 persen sudah selesai dilaksanakan sepanjang 280 meter.

Demikian disampaikan Ridwan Sekretaris Desa Cikeas Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor diruang kerjanya, baru lalu.

Dana Sami Sade ditahun 2022 total Dana yang dikucurkan sejumlah Rp. 963.463.000,- tahap pertama 60 persen dialokasikan untuk kegiatan di 3 titik lokasi.
Titik pertama Betonisasi Jalan di Jl. Ruas Tumas Cijulang Kp. Babakan Rt. 005/04 sepanjang 464 meter dan tuntas di 60 persen sepanjang 280 meter, total biaya sebesar Rp. 531.213.000,-
Titik kedua TPT di Kp. Cikeas Rt. 002/02 sepanjang 35 meter dengan tinggi 5 meter, lebar bawah dasar lebih dari 1 meter sedang ujung mencapai 60 centimeter, total biaya Rp. 201.100.000,- Kemudian titik ke 3 TPT di Rw 05 total biaya Rp. 231.150.000,- dengan Volume kurang lebih yang sama dengan TPT di Kp. Cikeas.

“Kedua titik TPT saat ini pengerjaan baru mencapai lebih kurang 30 persen, karena hambatan pengerjaan TPT karena cuaca yang tidak menentu,” terang Ridwan.

Ridwan menjelaskan terkait Betonisasi di Jl. Ruas Tumas Cijulang, jalan tersebut merupakan akses ke pendidikan dan tempat wisata.
“Kondisi jalan sudah lama rusak, sedang jalan tersebut sebagai akses jalan menuju lokasi pendidikan dan wisata. Sebetulnya pembangunan jalan tersebut sudah direncanakan diawal Sami Sade tahun 2020 karena kondisi Pandemi Covid 19 maka terpending, sementara Sami Sade tahun 2021 sudah ada rencana lain yaitu betonisasi sepanjang 2000 meter di RW 01 – RW 07 sampai perbatasan Desa Nagrak. Jadi ditahun 2022 ini jalan tersebut baru bisa direalisasikan,” paparnya.

Sementara TPT dibibir sungai di Kp. Cikeas untuk menyelamatkan jalan utama biasa dilintasi warga yang cukup padat jadi kita prioritaskan, sambungnya.

Melihat batas akhir tahun sudah mepet mudah-mudahan tahap ke 2 sebesar 40 persen dapat terkejar, jika tanpa hambatan cuaca, Insya Allah tanggal 30 November ini sudah selesai terpenting bisa tepat waktu pada saatnya pengajuan tahap ke 2.

Ridwan mengatakan sebagaimana aturan dalam pengerjaan di Program Sami Sade ini dengan Padat Karya Tunai, sejumlah 40 warga dilibatkan yang tersebar di 3 titik lokasi pembangunan.

Sebelumnya ia mengatakan sudah menyampaikan kepada warga pengguna jalan yang saat ini sedang dibetonisasi untuk dapat bersama-sama memelihara jalan tersebut.
“Diawal sebelum Launching Sami Sade sudah kita sosialisasikan kepada warga dirapat-rapat yang diwakili RT agar pembangunan jalan yang dibutuhkan warga ini sering kali abai belum waktunya sudah dilintasi. Saya tegaskan agar diperketat sebelum waktunya warga dilarang melintas supaya kondisinya baik dan betonisasi bertahan lama,” jelasnya.

Lebih jauh Ridwan mengatakan bahwa Pembangunan Infrastruktur tidak hanya tanggung jawab Pemdes saja tapi juga Pemerintah Kabupaten.
“Desa kami PAD nya sangat minim, sehingga pembangunan mengandalkan dana-dana dari Pemerintah apalagi pembangunan yang tidak bisa tercover oleh Dana Desa,” cetusnya.

Kalau tidak ada Sami Sade, ucap Ridwan pembangunan jalan betonisasi tersebut mungkin bisa dibangun dari alokasi Dana Desa jelas sulit dilaksanakan sekaligus, jadi bertahap pembangunannya. Karena Dana Desa alokasi kebutuhannya sangat banyak untuk mengakomodir kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan masyarakat.

“Jalan Betonisasi di Jl. Ruas Tumas Cijulang tersebut merupakan akses jalan ke pendidikan dan wisata yang juga menjadi etalase karena berada dihadapan Kantor Desa, dihadapan Stadiun Mini Kecamatan Sukaraja, ada Puskesmas dengan fasilitad rawat inap sementara jalannya tidak menunjang jadi tidak pantaslah. Kami sangat bersyukur pembangunan betonisasi jalan ini bisa terlaksana karena dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar. Terimakasih kami atas nama Pemdes Cikeas dengan Program Sami Sade ini sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan masyarakat, semoga Program Sami Sade dapat terus dilaksanakan,” ucap Ridwan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini