BogorPolitan – Cibungbulang,
Museum Purbakala Pasir Angin Desa Cemplang, Sabtu, 25/12/2021, dijadikan tempat Program Pembelajaran dalam menyeimbangkan antara Teori dan Praktek Siswa/i SDN Cemplang 01.

Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cemplang 01 Ayep Koswara, S.Pd. MM. memberikan alasan dalam keterangannya.
“Berkunjung ke museum sesuatu yang kurang banyak di minati kalangan siswa dan guru saat ini, tapi lain dengan siswa siswi kami, ini sudah menjadi program pembelajaran dalam menyamakan antara teori dan praktek agar siswa lebih dapat mengasah pengetahuanya,” jelasnya.
Senada dengan Ayep, Dede, S.Pd. sebagai Guru Kelas IV, lebih detil menguraikan alasan utama kunjungannya sudah menjadi agenda yang telah disesuaikan dengan jadwal pembelajaran.
“Antara lain, siswa dapat menambah pengetahuan dan informasi sebagai sumber Referensi visual, sumber belajar di museum begitu lengkap, tidak dipungkiri jika belajar di sekolah terbatas, hingga mendapat sudut pandang waktu yang jelas dan luas, sehinga memberikan masa berbeda sehinga siswa dapat belajar lebih.
Berkunjung ke museum memberikan suasana yang berbeda, menumbuhakan rasa ingin tahu dan menambah imijinasi siswa, mendapatkan pengetahuan dan wawasan, juga mendapatkan semua dengan lebih dan menjadi siswa yang aktif dan lebih peka terhadap tantangan jaman,” urainya.
Masih ditempat yang sama, menurut Neneng Mudrikah S.Pd, kehadirannya di Museum Pasir Angin atas dasar kesepakatan bersama.
“Berkunjung ke museum bukan tanpa alasan, kita tidak bisa belajar tanpa adanya sejarah, kami berserta guru-guru bersepakat, akan tetap mengajak siswa kami berkujung ke museum, selain dekat dan melestarikan budaya bangsa kita yang kaya, siapa lagi yang menjaga cagar budaya jika bukan kita,” katanya.
Sementara itu menurut Isak penjaga Museum, ada efek positif yang diberikan oleh pihak terkait akibat dari adanya kunjungan Siswa/I SDN Cemplang 01 yang melakukan pembelajaran di Tempatnya berkerja.
“Pak guru Dede memang sudah rutin membawa siswa didiknya ke sini, untuk mengenalkan situs purbakala, berkat masukan dan sarannya jua, alhmdulilah museum ini mendapat perhatian dan sedikit di perbaiki, kami mengucapkan terimakasih telah berkunjung kemuseum ini semoga mendapatkan sedikit gambaran bagaimana kehidupan dahulu kala,” pungkasnya. (Ipay).






