Laporan : Dharmawan,
Bogorpolitan : Tajurhalang ||
Mamah Wulan selaku Pemerhati UMKM Kecamatan Tajurhalang yang juga seorang Pengusaha Properti dan Notaris mengapresiasi langkah cepat terkait rencana pembangunan Gedung SMPN 2 Tajurhalang yang akan dibangun di Perumahan Pura Bojonggede di Blok J RW. 21 Desa Tajurhalang Kecamatan Tajurhalang.
“Pembangunan SMPN 2 Tajurhalang semoga cepat terlaksana karena sudah lama diajukan, ini perjuangan kita bertahun-tahun dan di momen Musrembang ini semoga bisa cepat terlaksana,” ujar Mamah Wulan yang juga warga Perumahan Pura ini.
Alhamdulillah ditahun ajaran baru ini SMPN 2 Tajurhalang sudah mulai dibuka.
Ia mengatakan sudah pengajuan Fasos Fasum untuk sekolah di wilayah Perumahan Pura dan sudah disetujui.
“Banyak kemajuan wilayah Kecamatan Tajurhalang ini sejak dipimpin Fikri Ikhsani ini dan sangat memperhatikan warga,” ucap Ibu yang ramah ini.
Selaku Pemerhati UMKM, Mamah Wulan berharap UMKM jadi satu saja (ada UKM dan IKM) jadi kalau ada bazar bisa bersatu dan meriah.
“Seperti sekarang ini, bazar di Musrembang hanya ada UKM kalau jadi satu kan bisa lebih ramai,” ujarnya.
Sementara Dra. Ulfa Nuriyah Muslikah selaku Koordinator Forum UMKM Kecamatan Tajurhalang menambahkan dalam kesempatan Bazar dikegiatan Musrembang ini sekaligus kami perkenalkan Produk Unggulan kami yang belum lama ini Coklat Tempe meraih Juara 1 dalam lomba Inovasi Makanan se Kabupaten Bogor yang dilaksanakan Bapedalitbang ditahun 2022.
Forum UMKM Kecamatan Tajurhalang beranggotakan sejumlah 350 Pelaku Usaha (UMKM) yang tersebar di 7 Desa yang ada di Kecamatan Tajurhalang.
“UMKM yang ada dikami adalah UMKM yang aktif berproduktif, artinya sudah readi bukan yang buat saat ada pemesanan,” terangnya.
Forum UMKM Kecamatan Tajurhalang bukan hanya bergerak dibidang Makanan dan Minuman saja tapi juga ada Tanaman, Kerajinan, Konfeksi, Fashion, Jasa (Jasa STNK, Mengetik dan lainnya), dan lainnya.
“Alhamdulillah lewat Dapil 6 (Ibu Elly Rahmat Yasin) kami mendapatkan Bansos dari Kementrian Perindustrian dapat Peralatan dan Gerobak kemudian dari Kementrian Koperasi dapat Bantuan Dana sebesar Rp. 1,5 – 2,5 juta per UKM,” jelas Ulfa.
Ulfa menyebut Forum UMKM Kecamatan Tajurhalang mendapatkan Fasilitas Kios dan Toko dari Dinas Koperasi Pagu Anggaran Tahun 2019-2022.
“Tadinya kami di Ning Residen sekarang sudah pindah di Jl. Raya Bomang yaitu Etos UMKM Kecamatan Tajurhalang, plus kamipun sudah mempunyai 3 Gallery untuk memfasilitasi Anggota kami untuk display dan memasarkan Produk dari anggota kami,” jelasnya.
Diakhir perbincangan Mamah Wulan dan Ulfa berharap Pembangunan Gedung SMPN 2 Tajurhalang segera terealisasi, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas-dinas terkait dapat memfasilitasi kegiatan-kegiatan UMKM.






