BogorPolitan – Leuwisadeng,
Keluarga pasien Covid 19 di Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng mendesak pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor segera melakukan Rapid-test atau Swab.
Sebab, dengan adanya Rapid-test atau Swab, dianggap bisa memberi jaminan apakah terpapar Covid 19 atau tidak.
Sayangnya, langka Tim Gugus Tugas terkesan lambat dalam memerangi wabah Covid 19 dan berdampak membuat kegelisahan di keluarga pasien Covid 19.
Salah satu keluarga Pasien, Bob, mengaku dirumahnya ditinggali oleh keluarga besar. Ketika ada saudara yang dinyatakan positif Covid 19, dirinya bersama keluarga lainnya dihantui ketakutan terpapar Covid 19.
“Saya minta Puskesmas cepat tangap, bukan hanya mendata tapi melakukan Rapid-test atau Swab agar memiliki kepastian terpapar Covid 19 atau tidak, ” tegasnya.
Ia menambahkan saat ini pihak Puskesmas terkesan lambat dalam menangani persoalan Covid 19. Ketika ada pasien yang positif Covid 19, seharusnya bergerak cepat dilakukan rapid tes dan swab agar penyebaran Covid 19 bisa diputus.
“Selain sangsi sosial di masyarakat, belum ada Rapid-test dan Swab membuat kita sebagai keluarga parno. Tolong lah puskesmas bergerak cepat, jangan menganggap enteng persoalan Covid 19,” keluhannya.
Sementara itu, Pjs Sadeng Cecep Irawan mengaku baru mengetahui ada warga yang positif Covid 19, dari awak media.
“Nanti saya kroscek dulu ke tim gugus Covid 19 tingkat Kecamatan. Karena lagi sibuk rapat di desa,” katanya.
Terpisah, Kepala Puskesmas Leuwisadeng, Farida mengaku pasien yang positif di Desa Sadeng sudah mendapatkan penanganan. Termasuk, pihak keluarga yang sempat kontak erat dengan pasien di catat dan dilaporkan ke Dinkes.
“Ada lima orang yang kontak erat dengan pasien Covid 19. Tapi kelimanya tidak ada gejala,” tukasnya. (And)






