E-Warong Satulhak Salurkan BPNT Sekaligus Adakan Vaksinasi Covid 19

0
867 views

Bogorpolitan : Tenjolaya
Laporan : Dharmawan,

Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berupa Sembako oleh E Warung Satulhak kepada 700 KPM Warga Desa Cinangneng Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor dilaksanakan berbarengan dengan pelaksanaan Vaksinasi oleh Puskesmas ditempat yang sama yaitu di Jl. Abdul Fatah Kp. Cikalancing Rt. 19/03 Desa Cinangneng Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor.

Tersebut disampaikan Nanda Satulhak Pemilik E Warung Satulhak yang menjadi agen penyalur BPNT Desa Cinangneng, Minggu (26/12).

Sebagaimana diketahui penyaluran bantuan-bantuan sosial di Kabupaten Bogor kepada KPM harus disertai dengan bukti Sertifikat Vaksin, oleh karenanya dalam pelaksanaan penyaluran BPNT bagi KPM yang belum divaksin Nada menggandeng Puskesmas setempat untuk melaksanakan Vaksinasi dulu kepada KPM sebelum mengambil bantuan.

“Dalam penyaluran BPNT ini kita adakan 2 hari yaitu hari Sabtu (25/12) bagi yang sudah divaksin dan dihari Minggu (26/12) mereka yang belum divaksin untuk Vaksin terlebih dulu baru kami salurkan. Jadi dengan menunjukan bukti Vaksin kita baru bisa berikan bantuan tersebut, namun bagi yang tidak bisa divaksin karena komorbid atau alasan tertentu harus menyertai bukti keterangan dari dokter puskesmas,” jelas Nada.

Walau diwilayah Kecamatan Tenjolaya Status Zona Hijau dan pencapaian Vaksinasi sudah mencapai diatas 70 persen dalam pelaksanaan penyaluran BPNT tetap menerapkan Prokes.

“Dengan jumlah 700 KPM karena masih dalam kondisi Pandemi Covid 19 kami atur dibagi per RW agar tidak terjadi kerumunan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan sejumlah 700 KPM akan mendapatkan bantuan non tunai untuk 4 bulan dari September sampai Desember 2021 berupa Komoditi beras 10 kg, telur 12 butir, ayam 1 ekor, buah dan tahu, untuk buah variatif ada jeruk, apel dan pir (tidak satu komoditi), rata-rata apel dan pir 3 buah, jeruk 10 atau 11 buah.

“Rata-rata BPNT untuk 4 bulan, ada juga yang 2 bulan, jadi Komoditi yang disalurkan disesuaikan, 4 bulan maka dikalikan 4 dari komoditi yang ada perbulannya,” jelas Nanda.

Harapannya ketika bulan-bulan akhir tahun ini harga komoditi lagi tinggi, kesanggupan saya sebagai agen kita upayakan dengan semaksimal mungkin, yang penting KPM puas dengan komoditi yang ada, pungkas Nanda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini