BogorPolitan – Kabupaten Bogor,
Laporan : M. Ilyas ||
Ditengah tingginya angka Kemiskinan dan pengangguran akibat dampak Corona Virus Disease – 19 (Covid-19) data yang dirilis Badan Pusat Statistik untuk Kabupaten Bogor, ditambah lagi dengan adanya kenaikan harga menjelang bulan Ramadhan.
Dalam situasi tersebut, diduga Komisi I Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, ‘Jalan-jalan Ke Bali’.
Hal itu dibenarkan oleh Staf Sekretariat Dewan (Setwan) Kabupaten Bogor, Nemin, melalui sambungan telepon selulernya, Selasa, 08/03/2022.
“Terkait penataan dan pengelolaan tanah yang di kerjasamakan dan disewakan, ijin juga nih, saya sudah lapor kepada pimpinan. Jika ada wartawan yang mau konfirmasi langsung aja ke Pak Ketua Komisi Pak Usep,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman membantah. Menurutnya, ini merupakan tugas Komisi I dalam rangka memasukan rekomendasi kepada Eksekutif.
“Ah, berarti tidak tahu Tatib Dewan, kenapa sih kalau komisi lain keluar engga masalah ? Ini tugas Komisi Satu dalam rangka memasukan rekomendasi kepada Eksekutif, hasil giat komisi sudah banyak yang dilaksanakan oleh pemerintah daerahsesuai tupoksi kami bukan untuk pelesiran. Punten yah,” tulisnya.
Namun berbeda dengan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto. Dirinya mengaku belum mengetahui adanya Anggota Dewan yang berangkat ke Bali, karena sejatinya Kunjungan Kerja (Kunker) ada mekanisme yang harus ditempuh.
“Saya belum tahu ada anggota DPRD Kabupaten Bogor yang ke Bali, karena seharusnya ada Nota Dinas Kunjungan Kerja yang harus saya ACC. Sedangkan hingga hari ini saya belum menerima itu. Jika sudah ada Nota Dinas, baru selanjutnya akan dibuatkan surat disposisi untuk mengeluarkan anggarannya,” ungkap Rudy Susmanto melalui pesan selulernya.






