Penjangkauan TRC Dinsos Kabupaten Bogor Program PMKS Berkelanjutan

0
946 views

BogorPolitan – Leuwiliang,

Laporan : Raka Bayu Kamajaya ||

Team Reaksi Cepat (TRC) Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, bersama Pemerintah Kecamatan Leuwiliang, lakukan penjangkauan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Terminal dan Pasar Leuwiliang, Kamis 19/05/2022.

Menurut Kepala Bidang Rehsos Elfi Mila Hartani, kegiatan Berdasarkan Intruksi bupati Bogor nomor 465/44 Tahun 2017, Tentang Kabupaten Bogor Bebas Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Kegiatan penjangkauannya bersama dengan kecamatan Leuwiliang hasil dari penjangkauannya ada 16 PMKS, yaitu gelandangan, pengemis, anak jalanan dan odgj. Selanjutnya bagi yang terjaring dilakukan bimbingan dan arahan, agar tidak kembali ke jalan. Karena memang di kabupaten bogor ini harus bebas PMKS,” terang Mila.

Setelah dilakukan bimbingan, tambah Mila, “dilanjutkan reunifikasi semua keluarga dihubungi oleh kita dan pada datang semua. Kita sampai jam delapan malam nungguin keluarganya datang, dan keluarganya ada yang tidak tahu kalau anaknya di jalan, alasan anaknya main dirumah temen.

Akhirnya ada anak yang memang kita suruh, orang tuanya buat pernyataan dan reunifikasi, kami sarankan anak ini harus di rehab. Ternyata orang tua nya tidak bersedia, kemarin ada dari pihak RT RW dan Desa karena memang anak ini usia sekolah, kami arah kan untuk mengikuti kembali sekolah,” tambahnya.

Khusus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terjaring Mila menyatakan, akan dilakukan evakuasi oleh pendampingnya.

“Kalau untuk odgj melalui pendamping kami evakuasi, bagi yang disabilitas fisik pake tongkat, ternyata awalnya itu dia punya keahlian menjahit. Agar tidak kembali mengemis akan kami upayakan pengajuan untuk diberikan modal, yang penting semua diberikan motivasi, mau usaha dengan tidak mengemis kembali seperti itu. Yang penting kita sudah melakukan tugas dengan baik, berkerjasama dengan kecamatan lw liang, mudah-mudahan hasilnya lebih baik,” harapnya.

Terpisah, Ketua Yayasan Mutiara Ilmu Leuwiliang Sosial Kemanusiaan Oman yang menampung Penjangkauan TRC Rehsos Dinsos Kabupaten Bogor, menyambut baik programnya.

“Keberadaan anak-anak kita dijalanan,
pertama kami menyambut baik yang dilakukan oleh dinas sosial kabupaten Bogor, merupakan bentuk kepedulian terhadap anak jalanan. Yang rata-rata anak dibawah umur, harusnya sekolah tidak sekolah, ini adalah tugas kita bagaimana mereka harus sekolah.

Kebetulan kami disini ada PKBM, yang insya Allah kita kerjasama dengan dinas, bagaimana nanti menyambung anak bersekolah, minimal sampai SMA. Kalau untuk sekolah paket dimana saja silahkan itu kategori nya pembinaan, harapan saya ini tetap berlanjut dilakukan hal seperti ini,” tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini