Data BST Desa Leuwisadeng, Rohim H : Pencairan Tahap 5 dan 6 Masih Gunakan Data Lama

0
838 views

BogorPolitan – Leuwisadeng,

Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, berikan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat, berdasarkan pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), melalui Kantor Pos dan Giro, namun kali ini pelaksanaan pembagiannya di Kantor Desa.

Pembagian dilakukan oleh pihak Kantor Pos dan Giro, yang datang ke Kantor Desa yang didampingi Kaur Kesra serta pengamanan dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa, dengan data yang diterima dari Kecamatan Leuwisadeng

Seperti diuraikan Kepala Desa Leuwisadeng, Rohim Hidayatullah, disela kegiatannya memantau pembagian bagi warganya sebanyak 251 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu, 28/07/2021, di Aula Desa.

“Seharusnya BST dibagikan di Kantor Pos, untuk tahap 5 dan 6 ini disini, dengan itu sebelumnya saya himbau, untuk KPM agar sesuai dengan Prokes, dengan tehnik pembagian dibagi perwilayah Dusun, jeda waktu masing-masing satu jam, tujuan nya agar tidak membludak jika disekaliguskan, dengan KPM 251,” terangnya.

Jika soal data, lanjut Rohim, “Kemarin cross check ditanya ke Sekdes dan Kesra, data itu ada yang kemarin dapat sekarang enggak muncul, atau sebaliknya, sebab data by name by address (Bnba) itu berasal dari atas, kita hanya dapet dari kecamatan, setelah kita terima, lalu dibagikan ke RT dan RW, untuk pengambilan sendiri tidak dapat diwakilkan, saat ini masih ada yang belum diambil sebanyak 14 orang, karena masih berkerja diluar desa, ditunggu sama kantor pos hingga tanggal 14 Agustus,

Masih banyak persoalan data yang kami terima, padahal untuk Desa Leuwisadeng sendiri datanya sudah dimasukin semua, namun pas data diterima masih saja ada data yang kurang sesuai, seperti yang sudah meninggal masih tetap ada tercatat disana,

Data yang kemarin kami terima masih data awal, perbaikan yang dilakukan kemarin kemarin belum keluar, semoga kedepannya untuk BST atau bantuan lainnya sudah dengan data terbaru,” tambah Rohim.

Bahkan menurut Rohim, “Sampai saat ini semua orang terdampak covid 19, simiskin atau sikaya boleh mendapatkan, untuk diwilayah masyarakat itu sendiri, kalau bantuan itu identiknya buat orang yang tidak mampu, makanya saya instruksikan ke RT prioritaskan orang yang tidak mampu dulu,” pungkasnya. (Ipay).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini