Camat Bojongpicung Datang Meminta Maaf ke PWI Cianjur, Untuk Klarifikasi

0
774 views

Laporan : Eka rufa ||

Cianjur – BogorPolitan.com,

Buntut dari adanya pengusiran dan intimidasi terhadap wartawan yang sedang meliput kegiatan PAW pemilihan Kepala Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur berakhir dengan adanya kesepakatan berdamai, dikantor PWI Cianjur, Jum’at (04/03/2022).

Kepala Kecamatan Bojongpicung, adjis Muslim mengatakan, Kejadian kemarin itu hanya kesalahpahaman tekhnis saja, dan sudah datang ke kantor PWI Cianjur untuk mengklarifikasi masalah tersebut.

“Memang pada saat kegiatan tersebut memang ada ring ring (Clear Area)untuk wartawan meliput,” katanya.

Masih sambungnya, kami beserta Kasi trantib dan petugas satpol PP meminta maaf dan ini jadi akan menjadi pelajaran.

“Kami sengaja datang kesini (PWI Cianjur/red*) ingin meminta maaf atas kesalahpahaman kemarin, bukan kami mengusir atau melarang meliput. Karena mungkin ketidaktahuan kami dan juga untuk menghindari penumpukan massa yang memilih calon kepala desa,” sambung Camat Bojongpicung.

Diwaktu yang bersamaan ketua panitia PAW Desa Cikondang Kecamatan Bojongpicung, Agus Nandang Kurnia, menjelaskan, bahwa yang boleh masuk ke area tersebut hanya yang petugas dan yang mempunyai hak pilih saja. Untuk yang mengambil gambar cukup dari luar karena sudah disediakan tempatnya.

“Jadi sebenarnya sudah dibuat tata tertib tentang pemilihan tersebut, untuk daerah TPS itu harus steril,” terangnya.

Dirinya melanjutkan, kami menyiapkan pemilihan ini sudah selama tiga bulan dan kami bersyukur bahwa kerja kami hari itu sudah selesai.

“Jadi adanya tepukan diakhir itu bukan karena kami memihak kepada salah satu calon, tetapi rasa euporia (kegembiraan*) kalau kerjaan kami telah selesai, bukan karena ada apa-apanya. Sama sekali tidak.,” Tutupnya diakhir wawancara dengan wartawan CianjurPolitan.

Ketua PWI Kab.Cianjur, Ahmad Fikri menjelaskan, ini hanya kesalahpahaman antara petugas Pol PP Kecamatan Bojongpicung dengan Wartawan.

“Intinya petugas dan panitia PAW tidak mengerti tentang tugas dan peran wartawan sebenarnya. Dalam setiap liputan wartawan itu dilindungi oleh UU Pers No.14 Tahun 1999, jangankan dipemilihan seperti ini di Pilkada atau Pilpres sendiri wartawan itu berebut untuk mengambil gambar yang menurutnya paling bagus, untuk dipublikasikan,” pungkas Ketua PWI Cianjur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini