Bersama PJ. Bupati Bogor Pangdam III Siliwangi Tinjau Jembatan Rawayan ‘Waden Kedung Umpal’ Karadenan Kabupaten Bogor

0
78 views

Bogorpolitan : Cibinong
Laporan – Dharmawan

Pangdam III Siliwangi Mayor Jendral TNI Mochammad Fadjar MPICT, lakukan peninjauan Jembatan Rawayan yang berada di Kp. Kedung Umpal Kelurahan Karadenan Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, pada Kamis (21/3)

Turut menghadiri kegiatan Peninjauan pembangunan Jembatan Rawayan. Danrem 0261 Brigadir Jenderal TNI Faisol Izuddin Karimi, S.E, Dandim Letkol Kav. Gan Gan Rusgandara, Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu, juga tampak Camat Cibinong, Kapolsek Cibinong, Lurah Karadenan, tokoh dan masyarakat sekitar.

Diketahui Jembatan Rawayan pada 24 November 2023 telah diresmikan penggunaannya oleh Bupati Bogor Iwan Setiawan yang mana pada saat itu secara serentak meresmikan 29 Jembatan Rawayan yang ada di Kabupaten Bogor dalam peresmian ke 29 Jembatan Rawayan dipusatkan peresmiannya di Kp. Kedung Umpal Kelurahan Karadenan Kabupaten Bogor.

Kepada awak media Pangdam menyebut ini yang pertama selaku Pangdam melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Korem Bogor dan salah satunya di wilayah Kabupaten Bogor.

“Hari ini saya ketemu dengan Pak Pejabat Bupati, kemudian meninjau salah satu kegiatan (pembangunan Jembatan Rawayan) yang dikerjasamakan oleh Pemkab Bogor dengan Kodim Bogor,” ucap Pangdam usai mengecek Jembatan Rawayan.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan apa yang dilakukan oleh Pemkab dan Kodim ini, menurut saya menjadi salah satu role model yang nantinya kita coba bawa keseluruh wilayah yang ada di wilayah kerja Kodam III baik itu di Jawa Barat ataupun di Banten.

“Khususnya didaerah yang dilalui oleh Sungai Besar dan Rawan tetapi tingkat efektivitasnya tinggi,” tegasnya.

Kalau kita lihat bersama seperti Jembatan Rawayan “Waden Kedung Upal” ini nilai gunanya bagi masyarakat sangat luar biasa. Dulunya memang sudah ada jembatan namun kondisinya sangat mengkawatirkan apalagi kalau dilalui motor.

“Hari ini kita lihat jembatan ini bisa dilalui oleh motor dan aktifitas masyarakat di dua desa yang berseberangan ini ternyata sangat tinggi dalam sehari bisa dilalui ribuan orang. Baik orang yang melakukan ekonomi ataupun melakukan administrasi, bahkan dilalui oleh anak-anak sekolah, tadi kita lihat anak SD di seberang berangkat ke sana,” ujar Pangdam.

“Jadi jembatan seperti ini adalah salah satu upaya kita untuk memelihara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini