Pengusaha Muda Jasinga Angkat Bicara Terkait Pernyataan ”Warga Jasinga Yang Primitif”

0
776 views

Bogor Politan – Jasinga
Reporter : M. Ilyas (Ipay) ||

Sebagai Warga Jasinga, Pengusaha Muda yang bergerak dibidang Kontraktor dan Suplayer, Abdul Napis merasa terusik atas pernyataan oknum pelaksana pembangunan Taman Thematik Jasinga (TTJ), beberapa waktu lalu.

Namun tentunya sebagai warga Jasinga yang santun serta intelektual, Abdul Napis menunjukan rasa hormat serta terima kasihnya Kepada Bupati Bogor Ade Yasin (AY) yang telah merealisasikan usulan pembangunan di Kecamatan Jasinga tahun 2021.

“Pertama mungkin saya mewakili masyarakat jasinga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Bogor, telah merealisasikan usulan pembangunan yang ada di Kecamatan Jasinga pada tahun 2021, dimana salah satunya pembangunan Thematik Taman Bugar didepan gor kecamatan Jasinga,” ucapnya santai.

Sebagai warga yang terpelajar, tentunya Abdul Napis sangat menyangkan apa yang diduga diucapkan oleh Oknum Pelaksana pembangunan dengan kalimat Warga Jasinga Primitif.

“Namun kami sangat menyayangkan pernyataan oknum pelaksana pada saat ada kejadian salah satu bangunan yang rusak, menurut dia bangun rusak disebabkan oleh masyarakat Jasinga dan dianggap masyarakat Jasinga primitif, apakah tidak ada bahasa yang lebih santun selain primitif, bahasa yang dapat disampaikannya,” terangnya.

Abdul Napis menganggap dugaan pernyataan Oknum tersebut bahwa Warga Jasinga benar- benar terbelakang.

“Tentunya sebagai masyarakat jasinga sangat merasa tersinggung, dengan pernyataan primitif dengan begitu dia menganggap masyarakat jasinga itu tidak faham aturan, atau tidak punya attitude yang baik, padahal kita sendiri tidak mengotak atik pada saat pelaksanaan kegiatan, kita buat nyaman, siapapun pelaksana maupun investor yang ada di kecamatan jasinga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga Abdul Napis, ingin menunjukkan bahwa Warga Jasinga tidak Primitif dengan mengharapkan Oknum tersebut meminta Maaf kepada Masyarakat Jasinga Secara langsung.

“Harapan saya, Oknum pelaksana ataupun konsultan yang membangun yang membangun taman thematik jasinga untuk segera mengklarifikasi pernyataan yang melecehkan warga Jasinga, sampai saat ini belum ada itikad baik yang ditunjukan oknum tersebut, untuk meminta maaf secara langsung kepada kami masyarakat jasinga,” tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini