Keren… Rumput Tumbuh Subur Diatas Aspal

0
982 views

Bogor Politan – Cibungbulang

Pelaksanaan pembangunan hotmix jalan lingkungan di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, dengan anggaran yang bersumber dari Dana Desa tahap dua tahun 2019, diduga dikerjakan oleh pihak ke tiga secara asal asalan. Hal ini menuai protes keras dari warga dan Kepala Dusun (Kadus) IV H. Selamet Raharjo, karena ketebalan dan cara pengerasannya, Selasa 03/12/2019.

“Anggaran dari DD tahap dua, dengan pengerjaan jalan gang sepanjang 2.000 meter, untuk Bojong 1.000 meter, Moyan Rt 11 dan Rt 12 masing masing 500 meter, dengan ketebalan katanya itu 3 cm, tapi yang ada paling 1,5 cm, yang 1,5 cm lagi kemana? Saya tidak tahu,” ungkap Kadus.

Untuk cara pengerasannya sendiri Haji Selamet Raharjo menambahkan, dari awal saya sudah komplen, stamper ini bukan buat aspal, itu untuk pemerataan tanah, mesinnya tolong diganti. Lalu mandornya bilang, ya entar juga bagus.

“Kalau air itu masih ada, berarti padat, kalau air itu hilang artinya ada pori pori disitu. Air itu kemana hilangnya, berarti air masuk kebawah artinya ada pori pori. Sedangkan aspal gak ada pori pori, itu dihantem (dipadatkan) pake stamper hanya sekali jalan itu makanya sampai rumput tembus (tumbuh),” tambahnya.

“Bahkan di Rt 12 belum selesai, masih ada yang belum digarap, persis didepan rumahnya Rt Dadi, itu warga gotong royong bikin itu,” pungkas Kadus dengan nada kesal.

Hal senada diungkapkan pula oleh salah seorang Tokoh Masyarakat yang enggan disebutkan namanya yang mengaku kecewa dengan hasil pembangunan hotmix.

“Nantinya akan sia-sia, dalam hitungan bulan jalan tersebut akan hancur, dengan anggaran dari Dana Desa tahap 2 tahun 2019 senilai RP. 230.203. 500. dengan volume 2000 M x 1 M. tersebut. Penyiraman aspal nya sangat tipis bisa dilihat dilapangan bahkan ada yang sudah tumbuh rumput,” jelas dan tandasnya.

Reporter : M.Ilyas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini