Apih Oscar : Saya Akan Tempuh Jalur Hukum Kepada Oknum Yang Menyatakan Masyarakat Jasinga Primitif

0
737 views

BogorPolitan – Jasinga
Laporan : M. Ilyas (Ipay) ||

Masyarakat Jasinga geram, dengan adanya statement salah satu Pelaksana pembangunan Taman Tematik yang berlokasi di Gedung Olahraga (GOR) Jasinga, pada salah satu Media Online, dengan melontarkan kata Warga Jasinga Seperti Primitif.

Terkait hal tersebut, salah satu tokoh Masyarakat Jasinga A. A Iskandar akrab disapa Apih Oskar, geram atas pernyataan tersebut.

“Saya Apih Oscar, asli orang Jasinga merasa sangat tersinggung atas statement yang dilontarkan pelaksana taman tersebut, kurang ajar sekali seorang yang berpendidikan, apalagi dia yang bangun lalu rusak, lantas kenapa harus menyalahkan masyarakat, jangan- jangan saya duga memang dari kontruksi bangunannya yang ga bener,” geramnya, Kamis, 20/01/2022.

Apih Oscar pun menanyakan apa maksud oknum pemborong menyatakan hal seperti itu, padahal sudah jelas Taman Bugar yang baru dibangun beberapa bulan sudah rusak.

“Menyikapi statement disalah satu Media terkait dengan keberadaan Taman tematik yang belum lama dibangun kemudian sudah rusak, lantas kenapa menyalahkan Masyarakat, Apalagi si pelaksana pembangunan dari CV apalah itu, menyebutkan Masyarakat Jasinga Primitif, apa maksudnya,” katanya.

Dengan tegas dan lantang, Apih Oscar mengatakan bahwa Warga Jasinga memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.

“Perlu diketahui, masyarakat jasinga dari segi SDM sangat mumpuni, banyak orang pintar, banyak yang jadi pejabat, banyak orang- orang yang beradab, perlu diketahui masyarakat jasinga orang- orangnya sangat memiliki attitude yang baik, jadi jangan seenaknya mengatakan masyarakat jasinga primitif. Saya pastikan semua masyarakat jasinga pasti tersinggung,” tegasnya.

Apih Oscar memastikan akan menempuh jalur hukum, jika tidak ada itikad baik untuk menjelaskan dari oknum yang menyatakan ‘Masyarakat Jasinga Primitif’.

“Atas statement yang dilontarkan melalui salah satu media online oleh orang yang tidak punya etika, saya tunggu itikad baik anda untuk menjelaskan apa maksud kalimat itu, jika tidak kami akan ambil jalur hukum atas pencemaran nama baik Masyarakat Jasinga,” tantangnya.

Sebelumnya ramai pemberitaan terkait Pembangunan Taman Tematik atau Taman Bugar yang belum lama selesai pekerjaannya namun, kondisi fasilitas taman tersebut sudah rusak.

Mengutip Media Pakar Online, Oknum Pelaksana Pembangunan, Andre, menanggapi rusaknya fasilitas Taman yang belum lama selesai mengatakan, rusaknya tersebut dikarenakan cara main warga Jasinga berbeda.

“Saya bukan sekali atau dua kali urus proyek tapi disana cara maennya beda digenjot-genjot, anak kecil maen, pake banpres kaya primitif, salah itu kalo kita mau salahin itu,” ungkapnya kepada Pakar Online, Rabu (19/1/2022).

Sementara belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak pelaksana kegiatan, terkait statemen yang dilontarkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini