Laporan : Eka rufa
Cianjur – BogorPolitan com,
Kegiatan panen raya padi varietas Sidenuk atau padi IP400 di ladang persawahan di Kp. Babakan Sirnagalih Rt. 003/002 Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (05/01/2022), sekira pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Forkopimcam Cugenang, Dinas Pertanian Cianjur, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Benjot, Korluh Pertanian Kecamatan Cugenang, PPL Desa Benjot dan Poktan Desa Benjot.
Melalui Bhabinkamtibmas Desa Benjot dan Cibulakan AIPDA Azmal Hilmi, Kapolsek Cugenang Kompol L Woro Wuryani S.H menyampaikan, benar Kapolsek tadi menghadiri kagiatan panen raya padi Sidenuk atau padi IP400 di wilayah Desa Benjot.
“Padi yang dipanen bertempat di ladang sawah milik KH. Amin Karim, yang beliau ini adalah pembina Rumah Tahfidz Baitul Quran Al Karim,” kata Azmal.
Azmal menerangkan, jenis padi viaretas Sidenuk atau IP400 ini bisa di panen 3 sampai 4 kali dalam setahun. Diketahui, padi jenis ini merupakan salah satu terobosan pihak Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan produksi padi.
“Tujuan dari terobosan tersebut adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional serta menjadikan nilai tambah yang diperoleh petani, ” tutupnya.
Terpisah, Camat Cugenang Komariah S.Ip., M.Ap menambahkan, kedepan KH. Amin Karim telah bekerjasama dengan para owner, dan ia berhasil memberdayakan petani disekitarnya.
“Kedepan KH. Amir Karim mempunyai konsep akan mengemas produk unggulan, diantaranya beras Pandanwangi. Sehingga mungkin bisa kembali mengangkat varietas padi Pandanwangi untuk para konsumen yang ada di wilayah dalam dan luar Cianjur,” tambahnya.
Sementara hasil panen raya dari 15 hektar yang dilakukan di dua titik hasil 1 = 7.4 Kg dan hasil 2 = 5,4 Kg, rata-rata hasil ubinan 6.4 Kg. Prakiraan produktifitas mencapai 10,24 ton/ Ha GKP (Gabah Kering Panen).





