BogorPolitan – Ciseeng,
Wakil Kepala SMPN 1 Ciseeng, Agus Suherman membantah adanya dugaan pungutan partisipasi pembangunan gerbang sekolah, pembelian alat Marching Band dan Gedung Perpustakaan.
Hal ini dilontarkan Agus, ketika dikonfirmasi BogorPolitan.com dikantornya, Rabu 03/05/2023.
Bahkan dirinya mengundang Orangtua murid yang memberikan informasi salah tersebut ke sekolah, untuk klarifikasi pada dirinya.
“Saya gak akan marah ke Orangtua murid itu, cuma tolong kalau ngomong itu harus ada bukti karena ini menyangkut nama baik Institusi,” jelasnya.
Agus menerangkan, untuk sumbangan Rp.50.000/bulan itu tidak ditarget atau bebas untuk membayar atau tidak.
“Yang sudah ok untuk membantu pun masih banyak yang belum memberikan sumbangannya,” katanya.
Menurut Agus, dirinya lebih faham untuk urusan seperti ini dibandingkan dengan Kepala Sekolah.
Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu salah seorang Orangtua murid SMPN 1 Ciseeng (RD)menyampaikan keberatannya kepada Komite SMP 1 Ciseeng yang meminta Orangtua murid untuk berpartisipasi pada pembangunan gerbang, pembelian alat Marching Band dan gudang perpustakaan.
RD merasa keberatan dengan adanya keputusan Komite SMPN 1 Ciseeng yang meminta uang sebesar Rp.1.000.000,’/siswa untuk biaya pembangunan tersebut.
Selain sumbangan pembangunan itu, RD mengaku setiap bulan membayar iuran bulanan sebesar Rp.50.000,- yang menurut pihak sekolah untuk membayar guru honorer.
“Kalau tidak membayar iuran, anak saya tidak bisa mengikuti ujian,” bebernya. (And)






