BogorPolitan – Ciampea,
Miris, sudah setahun lebih warga Desa Cinangka dan Desa Bojongjengkol Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, tidak bisa menikmati mulusnya ruas jalan Cinangneng-Tenjolaya yang berada diantara Kecamatan Tenjolaya dan Kecamatan Ciampea, hingga Paguyuban RT dan RW Desa Cinangka lakukan aksi tanam pisang di Jalan Abdul Fatah.
Pasalnya Pemerintah Kabupaten Bogor belum melirik hancurnya Jalan Abdul Fatah yang berada antara Desa Cinangka dan Desa Bojongjengkol untuk diperbaiki.

Hal ini disampaikan Ketua RW 05 Desa Cinangka, Agi Sayuti, yang merasa warga dianaktirikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Sangat disayangkan perbaikan pengecoran jalan yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor senilai 5 Milyar lebih ini dilakukan pada jalan yang masih layak pakai di Kecamatan Tenjolaya bukannya jalan yang di Kecamatan Ciampea,” ucapnya kepada BogorPolitan seusai aksi para Ketua RT dan RW se-Desa Cinangka, Selasa 22/08/2023.
Sementara itu Wakil Ketua Paguyuban RT dan RW, Hasyim Adnan mengeluh, dirinya melakukan aksi ini sebagai bentuk kekecewaan Pemkab Bogor, yang dinilai tebang pilih,
“Pemkab Bogor malah peduli dengan Kecamatan Tenjolaya yang jalannya sudah bagus, namun Kecamatan Ciampea yang terdiri dari dua desa yakni Desa Cinangka dan Desa Bojongjengkol, yang sudah rusak parah hingga kini tak kunjung diperbaiki,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Abdul Rohman berikan apresiasi dan bangga dengan yang dilakukan para RT dan RW yang turut menyampaikan suara masyarakat melalui aksi dan sekaligus membantu Pemdes menguatkan permohonan yg sudah sekian lama selalu kami usulkan dalam setiap moment di Kecamatan Ciampea.
“Terima kasih buat semuanya semoga aspirasi kita didengar oleh instansi terkait dan secepatnya direalisasikan,” tandasnya.
Dalam aksi yang berlangsung sekitar dua jam ini, tidak ada pengawalan dari Aparat setempat, mengingat aksi ini spontanitas yang terbesit dari dalam hati para RT dan RW yang ingin jalannya mulus dan lancar,






