Bogorpolitan.com, Kab.Bogor.
Warga Kampung Baragajed RT 006/004, Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, mengeluhkan penurunan tegangan listrik yang sudah berlangsung selama empat bulan terakhir.
Akibatnya, berbagai peralatan elektronik seperti AC, kulkas, dan lampu tidak dapat berfungsi dengan baik, bahkan beberapa di antaranya mengalami kerusakan.
Salah satu warga, Ipit Fatmawati, mengaku kondisi ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Menurutnya, untuk menanak nasi saja kini membutuhkan waktu hingga enam jam, dengan hasil yang kurang maksimal.
“Masak nasi saja butuh waktu enam jam dan hasilnya pun tidak bagus. Kami sudah melaporkan masalah ini ke PLN dan petugas kontrol listrik, namun hingga kini belum ada tindakan nyata,” ujar Ipit kepada wartawan, Selasa (29/1).
Ipit menjelaskan bahwa dirinya bersama warga lain telah melaporkan masalah ini ke Kantor Cabang PLN Leuwiliang.
Pihak PLN sempat mengidentifikasi penyebab penurunan daya listrik sebagai kabel yang terputus, yang kemudian telah diperbaiki. Namun, setelah perbaikan dilakukan, daya listrik tetap tidak stabil.
“Kami berharap PLN segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini. Kami selalu membayar tagihan listrik tepat waktu dan berhak mendapatkan pelayanan yang baik,” tegasnya.
Menanggapi keluhan warga, Manager PLN Leuwiliang, Riyan, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan lebih lanjut untuk mencari tahu penyebab utama penurunan daya listrik di wilayah tersebut.
“Penurunan daya listrik biasanya disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya loss kontak di sambungan jaringan, penampang jaringan yang overload, atau panjang jaringan yang tidak standar,” jelasnya.
Ia memastikan bahwa jika permasalahan ini tidak memerlukan penggantian material atau investasi besar, maka perbaikannya tidak akan memakan waktu lama.
“Kita bakal cek dulu. Kalau solusinya tidak perlu investasi material, biasanya tidak memerlukan waktu lama,” tutupnya.
Hingga saat ini, warga masih menunggu tindakan konkret dari PLN untuk memastikan pasokan listrik kembali normal dan tidak lagi mengganggu aktivitas mereka.






