Jokowi Akan Resmikan Huntap, Janji Bupati Bogor Dalam Kunjungan Kerjanya

0
770 views

BogorPolitan – Cigudeg

Laporan : M. Ilyas (Ipay),

Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Bogor Ade Yasin Rabu, 01/12/2021, Meninjau Hunian Tetap (Huntap) bagi warga Cigudeg terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor awal tahun baru tahun 2020 silam.

Dalam kesempatan itu AMY berjanji, bahwasanya jika sudah rampung semua persoalan Huntap akan diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) secara keseluruhan yang ada di Kecamatan Cigudeg dan Sukajaya.

“Mengingat belum selesai secara menyeluruh, kemungkinan setelah selesai baru nanti kita resmikan, karna tanah – tanah yang ada di sini milik perhutani sehingga atas petunjuk beliau juga masyarakat bisa mendapatkan huntap,” katanya.

Untuk progres Huntap hampir mencapai 80 persen AMY menjelaskan, walaupun ada yang tertunda akibat Refocusing, namun tertopang dengan adanya bantuan dari Provinsi juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar 23 milyar yang menurut rencana akan digarap tahun 2022 mendatang.

“Progressnya sudah hampir delapan puluh persen di Desa Urug, lalu sisanya masih dalam tahap untuk di bangun, karena adanya keterlambatan administrasi jadi itu masih masuk tahapan selanjutnya, tahun ini mengingat anggarannya terkena refocusing yang dari provinsi, tapi kita mendapatkan dari BNPB yang akan dikerjakan tahun 2022,” terangnya.

Untuk lokasi Huntap di Kecamatan Cigudeg, berjumlah 1700 unit rumah, AMY melanjutkan, “Itu yang bersedia untuk direlokasi karna ada juga yang tidak mau direlokasi, namun tidak bisa untuk dibangun karna lokasi tersebut zona merah, yang sedang dibangun Desa Sukaraksa ada 205, Urug 358 sisanya sedang kita line kliring, semoga tahun 2022 bisa rampung hingga masyarakat bisa pindah dari Huntara,” harapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) kabupaten Bogor Ajat Rochat Jatnika, menjelaskan tujuan kedatangan Bupati Bogor guna mengecek kesiapan Huntap untuk diresmikan.

“Tahap pertama dibangun Kementerian PU, dan prosesnya belum 100 persen, makanya ibu Bupati datang kesini untuk mengecek kesiapannya, apakah bisa untuk diresmikan oleh Pak Presiden, sebetulnya sudah selesai, tapi ada penambahan dibagian lantai yang harus dikeramik sebagai tambahan, mungkin akhir tahun selesai semua,” urainya.

Akan di bangun kembali di bagian utara, lanjut Ajat, “Sebanyak 1400 unit lebih, untuk lokasi ini dari anggaran provinsi, Pemda, maupun pemerintah pusat, yang belum terbangun salah satunya di Desa Harkatjaya, itu ada di lahan yang baru, untuk itu kita mendapatkan anggaran dari BNPB itu sebanyak 467 unit dengan total anggaran 23 milyar,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini