Ikuti Prokes SMK Arrahmaniyah Tonjong Laksanakan Ujian Praktek

0
743 views

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Ulangan Akhir Semester atau UAS semester ganjil tahun 2020 tingkat SMP/MTs. dan SMK/SMA tengah berlangsung.

Dimasa Pandemik Covid 19 kegiatan UAS dilaksanakan dengan mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19. Siswa diharuskan memakai Masker dan perkelas dibagi 2 sehinga siswa duduk berjarak, satu bangku satu siswa.

Sebagaimana yang dilaksanakan di SMK Arrahmaniyah yang berlokasi di Jl. H. Murhidi Rt. 003/02 Desa Tonjong Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor.

Kepala SMK Arrahmaniyah Fadil melalui Waka Kurikulum Evi Agustina kepada media ini mengatakan pelaksanaan UAS bagi siswa-siswi SMK Arrahmaniyah terbagi 2 sistem yaitu Ujian Praktek dan Ujian Teori. Dimana Ujian Praktek berlangsung pada Senen (30/11) hingga Sabtu (5/12) sedang untuk Ujian Teori akan dilaksanakan pada Senen (7/12) hingga Sabtu (12/12).

“Karena ada beberapa pelajaran yang tidak bisa dilaksanakan ujian prakteknya dengan daring seperti Praktek Komputer dan Pemasaran. Maka kami dilaksanakan dengan tatap muka dengan mematuhi protokoler kesehatan covid 19,” jelas Evi. Rabu (2/12)

“Saat ini sedang berlangsung Ujian Praktek Komputer bagi siswa-siswi kelas 10 (dua kelas) yang terbagi menjadi 2 shift dan satu kelas hanya diisi 15 siswa atau 50 persennya dari jumlah siswa perkelas,” sambungnya.

Ulangan atau ujian perhari kita laksanakan perjenjang kelas. Senen kemaren ujian praktek untuk kelas 12 kemudian hari Selasa dan Rabu untuk kelas 10 dan hari Kamis kelas 11. Kelas 10 ujian praktek dilaksanakan 2 hari karena jumlah kelasnya lebih banyak dari kelas 11 dan kelas 12.

Perharinya dalam Ujian Praktek ini berbagi 3 shift, mulai dari Pk. 07.30 hingga Pk. 08.30 untuk shift pertama kemudian dilanjut dishift ke 2 Pk. 08.45 – 09.45 dan shift ke 3 Pk. 10.00 – Pk. 11.00.

Untuk Ujian Teori kita laksanakan dengan During, kita kirim soal melalui Link dan siswa mengerjakannya dirumah.

“Bagi siswa yang tidak memiliki HP, sekolah memberikan fasilitas berupa Laptop. Siswa datang kesekolah dan melaksanakan Ujian/Ulangan During disekolah. Dari total siswa yang ada hanya sekita 5 siswa yang tidak memiliki HP,” tegas Evi.

Terkait rencana Kemendikbud untuk Pembelajaran Tatap Muka yang akan dilaksanakan mulai tanggal 11 Januari 2021. Evi menyambut baik dan bersukacita karena hal ini sangat dinanti dan diinginkan seluruh siswa.

“Mereka sudah jenuh dengan Pembelajaran Jarak Jauh ini, yang sudah hampir 1 tahun para peserta didik jalani. Tentu berharap benar-benar bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka walau dengan Protokoler Kesehatan Covid 19 dan harapan terbesarnya adalah Covid 19 berakhir sehingga kita bisa lebih nyaman dan tenang dalam melaksanakan berbagai kegiatan,” pungkasnya.

Dharmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini