IAAS-LC-IPB YACT 2023, Focus Kepada Lingkungan Hidup Pada Pemberdayaan Pemuda

0
501 views

BogorPolitan – Tenjolaya.
Laporan : Raja Bayu Kamajaya ||

International Association of Student in Agricultural and Related Science Local Committee (IAAS LC) Institute Pertanian Bogor (IPB) University, terus melakukan rangkaian kegiatan Youth Agree Culture (YACT) 2023. yang difokuskan kepada lingkungan hidup, dengan sasaran para Pelajar Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMA) dan Pemuda / I

Guna mencapai program yang digagas IAAS-LC-IPB University, melakuka dua kegiatan penting berkelanjutan terhadap lingkungan hidup.

  1. Daur ulang baju bekas layak pakai, dengan metode Eco Printing berupa pewarnaan alami dari tumbuhan di SMAN 10 Kota Bogor.
  2. Damang (Dari Minyak Menjadi Uang) berupa daur ulang minyak sayur bekas pakai (Jelantah) yang diubah menjadi lilin aroma terapi. Sebagai pemanfaatan limbah rumah tangga. di Kampung Jabal Rahmah, Desa Tapos Satu, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

“Kegiatan yang kami laksanakan, untuk memberikan edukasi terkait pertanian dan lingkungan khusnya kepada para Pelajar dan Pemuda,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Ka.Div Humas) IAAS-LC-IPB Alya Khairunnisa Lubis.

Alya mengatakan, pada daur ulang baju bekas, tehnik yang digunakan adalah Eco Printing berupa pewarnaan alami dari tumbuh-tumbuhan.

“Kegiatan edukasi terkait dengan Eco Printing yang mana mengurangi sampah dengan mendaur ulangnya, berupa baju bekas layak pakai aga bisa digunakan kembali,” katanya.

Program yang kedua dilaksanakannya di wilayah binaan IAAS-LC-IPB University Desa Tapos I, mengubah minyak sayur bekas pakai menjadi lilin aroma terapi.

“Workshop itulah yang kami laksanakan bersama teman-teman, kepada pemuda disini sebagai pembekalan kelak, karena disini diajarkan dengan praktek langsung cara pembuatannya. Mereka diberikan ilmu dari dasar, proses pembuatannya sampai dengan produk jadi (lilin aroma terapi) sehingga memiliki nilai ekonomis tinggi,” ujarnya.

Dengan pelatihan yang telah diberikan pihaknya, Alya Khaerunisa Lubis merasa yakin, para siswa SMAN serta Pemuda binaan IAAS-LC-IPB University mampu bersaing dengan masyarakat global.

“Tentu itulah harapan kami, ilmu yang mereka serap selama workshop ini bisa dimanfaatkannya, limbah minyak yang mereka dapat dari masyarakat, dengan kreatif bisa menghasilkan uang,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini