Demokrasi Dimata H. Didin Hapiduddin, Ketua Apdesi Leuwisadeng

0
897 views

Bogor Politan – Leuwisadeng

Demokrasi adalah kebebasan untuk memilih tanpa ada tekanan, yang merupakan salah satu system untuk menginspirasikan hati nurani masyarakat untuk memilih para pimpinan termasuk partai politik. Hal ini seperti yang diuraikan H. Didin Hapipudin, Ketua Apdesi Kecamatan Leuwisadeng, Senin 30/12/2019 diruang kerjanya, kantor Desa Sibanteng.

“Demokrasi itu bebas untuk memilih tanpa ada tekanan, dalam demokrasi satu diantaranya harus legowo, saling menghargai satu sama lain dan harus bisa menciptakan suasana yang kondusif, itu baik, hanya belum maksimal,” urainya.

Kembali kepada karakter dan jati diri masing- masing, Didin menambahkan, “In Sha Allah kalau ketika para pejabat ataupun wakil rakyat, didasari dengan iman takwa karena Allah, akan tercipta kondisi yang diharapkan, karena demokrasi ini adalah salah satu sistem untuk meninspirasikan hati nurani masyarakat untuk memilih para pimpinan termasuk partai politik, kedepan agar lebih baik, Jurdil, bebas dan rahasia, yang benar-benar semuanya pake nurani berlandaskan Agama, Ketuhanan yang Maha Esa,” tambahnya.

Dalam menyikapi fenomena politik yang terjadi, masih menurut H. Didin Hapipupidin, tujuan Partai Politik untuk membentuk satu pimpinan yang benar-benar menguasai Tata Negara, dengan sistem kepemimpinan tentunya yang ada di Indonesia, sehingga tercipta aparatur pemerintahan yang kondusif dan amanah, tujuan partai politik tentunya membuat satu kelompok yang bisa menciptakan suasana yang kondusif untuk persatuan dan kesatuan NKRI.

“Fenomena politik di Indonesia ini sangat signifikan dan sangat memprihatinkan. Kenapa demikian, karena kelihatannya masing-masing punya kepemimpinan politik. Tentunya jika sudah terjadi seperti itu memprihatinkan berarti ada kepentingan individu, sehingga yang jadi korban itu masyarakat, termasuk adanya dinasti kekuasaan, yang pasti punya program yang baik buat bangsa dan negara hanya saja personalitinya, individunya yang kurang tercipta pondasi agamanya,” pungkas H. Didin Hapidudin.

Reporter : M. Ilyas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini