MTQ Leuwiliang, Motivasi Masyarakat Gemar Membaca Al-Quran

0
658 views

BogorPolitan – Leuwiliang,
Laporan : Raka Bayu ||

Ajang Silaturahmi Forum Komunikasi Kecamatan (Forkopimcam), para Kepala Desa (Kades) berserta Jajaran, Kamis 08/09/2022, di Alun-alun Leuwiliang gelar acara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ)

Camat Leuwiliang Daswara Sulanjana. SH, membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Tahun 2022, dengan tema ‘Mempererat Silaturahmi & Ukhuwah Islamiyah’.

Kegiatan acara lomba MTQ dalam upaya meningkatkan Akhlakul Karimah, 110 peserta berasal dari 11 Desa dan Pondok Pesantren yang tersebar di Wilayah Kecamatan Leuwiliang.

Dengan banyaknya Pondok Pesantren di Wilayah Kecamatan Leuwiliang, diharapkan mampu menjadi salah satu faktor atau potensi para peserta menang pada lomba di tingkat Kabupaten Bogor nantinya.

Tujuan utama kegiatan MTQ, menurut Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Leuwiliang Iwan Darmawan, bukan hanya sebatas acara seremonial saja.

“Point pentingnya adalah untuk memotivasi masyarakat, gemar membaca kitab suci umat islam yakni Al’quran Jadi untuk peningkatan akhlakul karimah. Tujuan sebenarnya itu, bukan suaranya bagus, tapi paling tidak dengan adanya MTQ ini untuk memotivasi masyarakat. Agar mau membiasakan membaca Al’quran,” ungkapnya.

Khusunya dahulu, lanjut Iwan, “Desa Karehkel pernah sudah punya (Peserta) untuk tingkat provinsi, jadi diharapkan yang seperti ini. Sebetulnya di tahun lalu walaupun tidak menjadi juara tapi di kami termasuk yang mendapatkan di beberapa kelas walau-pun tidak juara satu. Kami termasuk yang mendapat 10 besar juara di tingkat kabupatan terbanyak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Hari Prihartono mengatakan, pemenang lomba MTQ tingkat Kecamatan Leuwiliang akan diikut sertakan pada lomba MTQ di tingkat Kabupaten Bogor yang rencananya akan digelar pada akhir bulan September ini di wilayah Kecamatan Cileungsi.

Lomba MTQ tingkat Kecamatan leuwiliang digelar di dua spot berbeda diantaranya di Bale Sulanjana dan di Aula kantor Kecamatan Leuwiliang untuk meminimalisir keterbatasan waktu.

“Sehingga diupayakan sore hari sudah selesai pelaksanaan dari pagi dimulai dengan pentas dari Desa Karehkel dan Desa Leuwiliang,” katanya.

Kegiatan itu, Hari Prihartono mengatakan, mendapat respon positif dari pondok pesantren yang berada di wilayah Kecamatan Leuwiliang. Karena, selain memberikan kepuasan tersendiri juga nama baik pondok pesantren dan nama baik daerah.

“Karena tetap ini tidak terlepas dari harapan filosofis kita bahwa ini adalah sebagai media dakwah dan juga kita sebagai umat muslim memiliki kewajiban dalam membaca dan mengamalkan Al’quran. Disini (Lomba MTQ) sebagai sarana dalam meningkatkan kuwalitas kita dalam membaca Al’quran dan juga memahami kandungan yang ada dalam Al’quran,” katanya.

Editor : M. Ilyas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini