Ada Syarat Tertentu Untuk Bisa Bekerja di SPPG, Ada Dugaan Oknum Babinsa Bermain

0
63 views
Pelamar kerja di SPPG' sedang diwawancarai oleh awak media (Poto istimewa)

Laporan : Taopik abu sopian

Bogorpolitan.com, Cianjur

Seorang pemuda asal Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, YS (34) yang ditawarkan bekerja di salah satu SPPG, berawal ditawarkan pekerjaan oleh oknum Babinsa Desa Sirnagalih, tetapi setelah di tawarkannya pekerjaan di sala satu SPPG tersebut, ternyata ada syarat yang harus di penuhi,

YS menyampaikan, untuk dapat bekerja di SPPG tersebut ada syaratnya, dirinya harus membayar sejumlah uang.

“Cuman ada yang harus di bayar Rp.1.000.000,- dijamin masuk, itu yang minta langsung pihak dari oknum Babinsa Desa Sirnagalih, dia menjanjikan ada uang bisa langsung kerja, tapi saya menolaknya,” katanya.

Saat di konfirmasi di kediamannya ,Minggu (31/05/2026) sore, Kepala Desa Sirnagalih, Sugilar, menegaskan, kami meminta dan memohon kepada pihak SPPG atau dapur umum, setiap yang mau bekerja di sana untuk tidak ada pungutan biaya dan kami pun di sini sangat tidak ada kepentingan.

Masih lanjut Sugilar, kami meminta permohonan kepada SPPG Bagaimana caranya biar warga di sekitaran itu bisa bekerja di dapur tersebut, nah terkait dengan yang ditentukan oleh salah satu atau seseorang itu kami belum mengetahui sejauh ini.bTapi Insyaallah nanti kita akan telusuri kebenarannya, apa tidak” atau pun seandainya benar, ini sangat-sangat disayangkan karena apa?. Karena pihak kita di sini ingin masyarakat supaya mengurangi pengangguran, yang kedua ingin mengerjakan khusus para pemuda yang tidak punya pekerjaan supaya bekerja di SPPG tersebut.

“Jadi terkait dengan Adanya isu seperti ini kami belum bisa memberikan jawaban karena kami belum tahu kebenarannya satu itu Insya Allah kami akan komunikasikan, Apakah benar dan tidaknya tapi ini pasti akan kita dalami sejauh mana, dan sampai mana. Soalnya ini sangat-sangat disayangkan, yang terjadi sekarang akan berkomunikasi secara khusus nanti akan ada musyawarah dengan BPD juga dengan pihak tertentu,” pungkasnya.

Sementara setelah ditemui di kediaman di daerah Sirnagalih sekitar pukul 20.00 WIB, kurleb. Babinsa Desa Sirnagalih, memberikan jawaban kepada pihak media.

Dari pihak Babinsa juga membantah bahwa tidak ada pungutan kepada pelamar yang akan bekerja di SPPG’.

“Terkait untuk pemungutan liar atau dipungut Rp.1000.000,- atau lebih dari itu nggak ada, bahkan kami mendampingi pihak pelamar, kalau untuk mendampingi kami mendampingi pelamar, Untuk ke mbg tersebut,” ucap Babinsa Didin.

Bahkan kami lebih memprioritaskan, orang setempat untuk pelamar yang ingin bekerja di Dapur  SPPG  sekitar sini, dan tidak ada pungutan dari mulai Rp.1.000.000,- sampai Rp1.500.000,- kalau, sebenarnya tidak ada.

“Bahkan saya sampai mendampingi relawan ini ini murni bantahan karena tidak terjadi, pemungutan dari pada itu. Ini murni ini hoax ya, saya enggak ada pungutan dari anggota-anggota yang ingin melamar kerja, dan tidak, ada yang mengarahkan untuk membayar, karena tidak ada hal itu,” terangnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini