Aria Puta Mada, Kebangkitan Tata Krama dan Sejarah Lokal, Degradasi Moral Ancam Identitas Bangsa

0
604 views
Pemerhati sosial budaya dan pemuda Kabupaten Bogor, Aria Putra Mada.

Laporan : Solihin GP

BogorPolitan.com, Budaya

Pemerhati sosial budaya dan pemuda Kabupaten Bogor, Aria Putra Mada, menyoroti memburuknya etika di kalangan generasi muda.

Ia menyebut melemahnya tata krama, hilangnya sopan santun, dan berkurangnya penghormatan terhadap adat istiadat sebagai sinyal bahaya bagi masa depan bangsa.

“Bangsa ini tidak hanya dibangun oleh kecerdasan, tetapi oleh adab. Jika etika runtuh, maka peradaban ikut goyah,” tegasnya.

Identitas Lokal Terpinggirkan

Aria Putra Mada juga menilai sejarah dan budaya lokal semakin kurang mendapat tempat dalam pendidikan formal.

Banyak anak muda lebih mengenal budaya luar daripada jati diri daerahnya.

“Jika anak-anak tidak mengenal asal-usulnya, mereka akan mudah kehilangan arah. Sejarah lokal adalah fondasi karakter bangsa,” ujarnya.

Darurat Bullying di Sekolah

Ia turut mengecam maraknya kasus bullying yang kini menjadi persoalan nasional.

“Bullying bukan candaan, tetapi kekerasan mental yang merusak karakter dan masa depan anak,” katanya.

Seruan Aksi Nyata

Aria PUTRA Mada mengajukan lima agenda penting untuk memulihkan etika dan jati diri generasi muda:

1. Revitalisasi pendidikan karakter berbasis adat dan budaya lokal
2. Integrasi sejarah daerah ke dalam kurikulum
3. Gerakan nasional literasi etika digital
4. Program anti-bullying berkelanjutan
5. Penguatan peran keluarga sebagai benteng moral

“Membangun bangsa dimulai dari membangun manusia. Etika adalah pilar peradaban,” pungkasnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini