Usman, Ketua Pospera Cibinong Raya, Ajak Masyarakat Perangi Hoax, Intoleran dan Radikalisme

0
1,101 views

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), terus aktif terjun ke masyarakat dengan program yang dibawanya. Salah satunya, Ketua Pospera Kecamatan Cibinong, Usman, yang rajin turun menyambangi masyarakat, dengan metoda pendekatan langsung kepada masyarakat, baik dengan kopi bareng sambil diskusi, menyuarakan agar masyarakat tidak gampang terprovokasi dengan berita yang menyesatkan dan mengikis perbedaan yang berdampak luas menimbulkan benih-benih radikalisme.

Saat turun ke masyarakat, Senin, (9/12), turut serta mendampingi Sekretaris DPC Pospera Kabupaten Bogor, Phoyo, mengatakan, semua program Pospera yang ada selalu kita masukan pesan anti hoax, Intoleransi dan Radikalisme.

“Ini terus kita suarakan, dan tidak boleh lelah untuk mencerdaskan masyarakat, cerdas dalam menggunakan medsos dan saring dulu kebenaran informasi yang di dapat,” kata Usman kepada awak media.

Ditempat yang sama, Phoyo menambah kan, “janganlah memprovokasi masyarakat terus, masyarakat sudah capek di aduk-aduk dengan informasi-informasi hoax, memframing sebuah kejadian untuk membentrukan kerukunan anak bangsa,” menutup pembicaraannya disalah satu rumah warga di Cibinong.

Sejalan dengan Pembina Nasional Pospera, Adian Napitupulu, yang juga anggota DPR-RI, Komisi 1, sebelumnya mengadakan seminar, dibilangan Bojong Gede, Minggu, (8/12) dengan tema Manfaat Internet dalam menangkal Hoax.

Cibinong yang merupakan ibukota Kabupaten Bogor, daerah yang sangat padat dan majemuk berbagai aktivitas nya menunjukkan daerah perkotaan yg terus berkembang dan berbagai persoalan timbul dan harus menjadikan perhatian berbagai pihak.

Selepas ajang pesta demokrasi beberapa waktu lalu, beberapa persoalan hadir ditengah masyarakat Cibinong salah satu nya masih adanya perpecahan karena beda pilihan diantara mereka.

Penyebaran berita tidak benar dan kurang bertanggung jawab (hoax) kental melekat di sebagian masyarakat yang menjadi salah satu penyebab.

Reporter : DP/red

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini