Laporan : Eka rufa / Sandi
Cianjur – Cianjurpolitan.news,
Sempat dikira bangkai hewan, warga temukan tulang belulang manusia di area perkebunan milik H. Usup warga Kampung Cijati RT 02 RW 07 Desa Sukasari Kecamatan Cilaku, Kamis, (17/02/ 2022), pukul. 14.00 WIB
Penemuan tengkorak manusia itu ditemukan warga setempat yakni Dadan Bondan (48) saat mencari kayu bakar dan Dendi (20) saat hendak memancing ikan.
Kapolsek Cilaku, Kompol Bambang Kristiono mengatakan, kronologis bermula ketika warga setempat yang tengah mencari kayu bakar menemukan tulang belulang, kemudian ia memberitahu warga lainnya saat hendak memancing ikan.
“Kali pertama penemuan kerangka manusia itu diketahui oleh seorang warga yang sedang mencari kayu bakar. Saat melintas di sekitar lokasi penemuan tercium aroma tidak sedap, dan setelah dicari sumbernya ternyata terdapat berasal dari tulang belulang manusia,” katanya kepada wartawan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Setelah melakukan pengecekan, dua orang tersebut mulai mengamati dengan seksama dan mendapati tulang belulang tersebut adalah tengkorak manusia.
“Tulang belulang manusia yang ditemukan warga itu, berupa tengkorak, tulang belakang, tulang pinggul dan tulang kaki yang masih ada daging pada bagian telapaknya,” ujarnya.
Dengan adanya penemuan tengkorak manusia, lantas warga kemudian melaporkan ke ketua RT setempat.
“Selanjutnya warga melaporkan kepada ketua RT dan Bhabinkamtibmas dan kami langsung menerjunkan tim ke lokasi itu,” paparnya.
Kompol Bambang Kristiono mengatakan, tulang belulang manusia itu diperkirakan lebih dari satu bulan.
Saat ini jajarannya masih menyelidiki terkait penemuan kerangka manusia di kawasan bekas galian pasir yang kini dijadikan kebun warga.
“Diperkirakan tewas sekitar satu bulan lalu, jika melihat kondisinya yang sudah menjadi tulang belulang,” paparnya.
Saat ini tulang belulang manusia itu langsung dibawa ke instansi Pemulasaraan dan Kedokteran Forensik RSUD Sayang Cianjur untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim INAFIS Polres Cianjur di lokasi penemuan, tulang belulang itu langsung dibawa ke RSUD Sayang dengan dimasukkan ke dalam kantong mayat,” jelasnya.
Bambang mengimbau, warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar datang ke kantor polisi atau kamar jenazah RSUD Sayang Cianjur.
“Dari keterangan warga sekitar, tidak ada warga yang mengaku atau merasa kehilangan anggota keluarganya. Jika ada, warga bisa melapor atau datang ke kantor polisi,” pungkasnya.





