Bonus Produksi untuk Desa Ciasmara Terancam Masuk SILPA

1
1,079 views

BogorPolitan – Pamijahan,

Terkait dengan persoalan Bonus Produksi PT. Star Energy Geothermal Salak, yang saat ini dibeberapa Desa di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, sudah dilaksanakan pembangunannya. Namun pada termin pertama ini, ada satu desa yang memang saat ini tertunda realisasi pencairannya, walaupun memang dana bonus produksi tersebut sudah terparkir di rekening desanya sendiri. Hal ini diungkapkan Urip Iskandar, Ketua Apdesi Kecamatan Pamijahan, di Kantor Desa Cibitung Wetan, Jumat 29/11/2019.

Lebih lanjut, Urip mengungkapkan kepada BogorPolitan.com, pembelian lahan yang dilakukan Pemdes Ciasmara berbeda dengan keberadaan 14 desa yang lain, ketika persoalan dana bonus produksi tersebut untuk pengadaan sesuai acuannya di proposal ajuan desanya masing-masing.

“Jadi, terkait dengan pengadaan barang dan jasa, khususnya lapangan sepak bola Desa Ciasmara, hal ini kenapa tertunda yang pertama kami juga menilai bahwa mungkin diindikasikan akan terjadi ketika adanya pengadaan tersebut. Tapi kemarin hasil komunikasi dengan pihak DPMD dan Tim Ahli Perencanaan Daerah bahwa, Kepala Desa Ciasmara sendiri pun karena memang itu hasil dengan warga masyarakat untuk penyediaan lapangan sepakbola, maka Kepala Desa menjamin silakan bapak-bapak sendiri yang turun, biar kami yang mengundang semua lapisan masyarakat jika dibutuhkan, agar tidak diragukan bahwa mereka ingin lapangan bola tersebut,” ujar Urip.

Besaran jumlah yang kurang lebih 1 miliar untuk pengadaan lapangan sepakbola, dalam produk legal hukum harga dari Kabupaten Bogor, Urip mengaku belum mengetahuinya.

“Mengenai produk legal hukum harga dari Kabupaten Bogor, kalau untuk hal itu detailnya saya belum tahu. Artinya disesuaikan barangkali dengan kondisi yang ada di Kecamatan Pamijahan, khususnya di Desa Ciasmara. Makanya nanti pengkajian itu ditunda untuk sementara sebelum hasil pengkajiannya ada hasil,” jelasnya.

“Barangkali dengan kondisi yang seperti ini, di Kecamatan Pamijahan, khususnya di Desa Ciasmara akan ditunda dulu, kemungkinan ini akan masuk SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran),” tambah Urip.

“Jangan khawatir, semua keuangan tersebut masuk regulasi artinya ada perubahan RPJMDes dan APBDes yang ditetapkan desanya masing-masing karena kita mau masuk Bonus Produksi tersebut, sehingga nanti semua tercantum. Mudah-mudahan aman lah ini,” pungkas Urip.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini