BogorPolitan – Leuwiliang,
Laporan : Raka Bayu Kamajaya ||
Kepolisian Resort (Polres) Bogor bersama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Leuwiliang, bagikan 50 Paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada Sopir Angkutan Kota (Angkot) dan Ojek Pangkalan (Opang).
Kegiatan dilakukan sebagai bentuk Bantuan Sosial (Bansos), akibat terdampak penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM), di Terminal Leuwiliang, Jum’at 09/09/2022.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin langsung mendatangi Sopir Angkot yang sedang berhenti di Terminal Leuwiliang, untuk memberikan bantuan Sembako.
Menurut Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP Muhammadiyah Bogor Panca Aditya Nugraha, yang turut hadir dalam acara mengungkapkan, Mahasiswa masih di butuhkan masyarakat sebagai kontrol sosial.
“Dengan kepedulian nyata Mahasiswa dan Polri terhadap masyarakat di kegiatan bakti sosial ini, mahasiswa tetap ingin berkontribusi terhadap masyarakat, kemudian ketika mahasiswa masih dibutuhkan untuk hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai kontrol sosial,” ungkap Panca.
Maka sudah seharusnya, lanjut Panca “mahasiswa hadir di tengah-tengah masyarakat, kita selalu membuka ruang untuk berseinergi dengan Polri, ketika kegiatan gerakan sosial ini perlu kita hadiri juga.” katanya.
Salah seorang penerima bantuan, Andi mengaku sangat terbantu dengan paket sembako yang diberikan oleh Polres Bogor dan Mahasiswa tersebut. Kenaikan harga BBM sangat terdampak baginya, yang merupakan sopir angkot jurusan Jasinga-Bubulak.
“Alhamdulillah, terbantu banget, dengan adanya bantuan ini, sangat terbantu,” singkatnya.
Editor : M. Ilyas






