SMK Kusuma Bangsa Laksanakan Uji Kompetensi, Hadirkan Penguji Eksternal

0
711 views

BogorPolitan – Ciomas

Laporan : Dharmawan,

Uji Kompetensi Keahlian (UKK) atau biasa disebut Ujikom merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. UKK dilaksanakan di akhir masa studi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi atau satuan pendidikan terakreditasi bersama Mitra Industri atau Dunia Kerja. Hasil UKK bagi peserta didik akan menjadi Indikator Ketercapaian Standar Kompetensi Lulusan. Sedangkan bagi stakeholder hasil UKK dijadikan sumber informasi atas kompetensi yang dimiliki calon tenaga kerja.

Uji Kompetensi merupakan rangkaian pelaksanaan Ujian bagi siswa kelas 12 SMK yang harus dilaksanakan karena sebagai salah satu syarat kelulusan.

SMK Kusuma Bangsa Bogor laksanakan Ujikom selama 6 hari mulai Senin (21/3/22) sampai dengan Sabtu (26/3/22) bagi sejumlah 157 siswa kelas 12 yang terbagi di 4 Jurusan.

Hartana M.Pd. Pengawas Pembina Tingkat SMK dari KCD Wilayah 1 Kabupaten Bogor didampingi Idris M.Pd selaku Kepala SMK Kusuma Bangsa meninjau dan memantau langsung pelaksanaan Ujikom.

Kepada media ini Idris menyampaikan Ujikom dilaksanakan secara Mandiri dengan menghadirkan Penguji Ekternal, untuk Jurusan BDP (Bisnis Daring dan Pemasaran) Penguji dari Yogja Dept. Store, Jurusan TBSM (Tehnik dan Bisnis Sepeda Motor) dari AHAS Daya Motor, Jurusan OTKP (Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran) dari UPI Bandung dan Jurusan MM (Multi Media) dari PT. Aset Digital.

“Alhamdulillah hari pertama pelaksanaan Ujikom kami mendapat kunjungan Pengawas Pembina Bapak Hartana dari KCD Wilayah 1 Kabupaten Bogor, tadi bersama memantau secara langsung pelaksanaan Ujikom, bahkan beliau sempat berdialog dengan siswa peserta Ujikom,” terang Idris.

Lebih jauh Idris menyampaikan setiap Jurusan melaksanakan Ujikom selama 2 hari, hari ini untuk Jurusan BDP dan TBSM, kemudian dilanjut Jurusan MM, sedang Jurusan OTKP sudah melaksanakan Ujikom pada 14 – 15 Maret 2022.

“Setiap jurusan melaksanakan Ujikom sesuai dengan SOP dan disesuaikan dengan kebutuhan Industri, jadi anak dalam Ujikom ini tidak hanya Kompeten dibidangnya tapi juga memahami SOP nya dengan benar, misal untuk Jurusan BDP, saat Uji menjadi Kasir untuk Industri Retail anak sudah mampu dan kompeten untuk data entry, ngeprint dan lainnya namun tidak bisa nge grabing konsumen karena ada Selling Up (Produk lain yang ditawarkan) dan itu wajib memahami, begitupun untuk TBSM peserta didik juga harus menjelaskan kenapa harus diservis, diganti dan lainnya itu bukan keinginan mekanik tapi kondisi ril seperti itu, itulah SOPnya,” paparnya.

Jadi, lanjut Dia tujuan Uji Kompetensi ini meningkatkan Kompetensi Siswa dan mendekatkan Kompetensi Industri jadi Kompetensinya sesuai dengan Industri, jadi tidak ada kesenjangan otomatis penyerapan tenaga kerja semakin banyak.

“Jadi selain Kompetensi dibidangnya juga harus disertai dengan Kompetensi Kepribadian Sikap karena ke 2 nya berhubungan dengan Konsumen maka pelayanan prima, service excellent itu menjadi satu keharusan,” jelasnya.

Kemudian juga, lanjut Idris skill komunikasi harus dibangun, jadi bukan hanya tehnik pengetahuannya saja tapi juga soft skillnya juga dibangun jadi anak bukan lulus atau tidaknya tapi Kompeten atau tidak.

Ia mengatakan 70 Persen lebih lulusan SMK Kusuma Bangsa Bogor diterima di Dunia Industri/usaha.

“Bahkan ada beberapa Perusahaan yang sudah meminta anak didik kami untuk bergabung/bekerja karena dinilai Kompeten dibidangnya dan juga disiplin artinya dapat menilai siswa kami Kompeten Hard Skill dan Soft Skill nya,” ucapnya.

Dengan Ujikom atau UKK ini harapan terbesarnya adalah agar Standarisasi Kompetensi anak itu semakin dekat atau sama dengan Industri, dengan samanya Standarisasi Kompetensi itu akan mudah direkrut Industri secara langsung dengan demikian penyerapan tenaga kerja akan semakin besar presentasinya dan mengurangi masa tunggu, di SMK Kusuma Bangsa belum dapat ijasah tapi sudah dipanggil beberapa perusahaan,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini