Hanya di Kepemimpinan Rudy Susmanto dan Jaro Ade Akses Jalan Nirmala Dibangun

0
270 views

Laporan : Ads

BogorPolitan- Nanggung

Bupati Bogor memuji kebersihan dan kelestarian Kebun Teh Nirmala yang terletak di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.

Hamparan kebun teh seluas lebih dari 600 hektare ini dikelilingi oleh kawasan Hutan Halimun Salak yang tetap terjaga sejak era kemerdekaan.

“Alam di sini sangat lestari, sangat asri. Dari pintu masuk hingga ke ujung, kita tidak melihat sampah plastik satu pun,” ujarnya, Rabu (23/04).

Namun, di balik keindahan tersebut, akses jalan yang belum memadai menjadi tantangan bagi masyarakat setempat. Oleh karena itu, pemerintah daerah berencana membangun jalan untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi warga.

“Kita ingin masyarakat mendapat kemudahan akses, agar ekonomi bisa tumbuh. Tapi di satu sisi, kita juga harus menjaga alam,” bebernya.

Rombongan Bupati Bogor saat mengunjungi Pabrik Teh di Malasari Nanggung. Rabu (24/04)

Bupati menekankan bahwa pembangunan jalan harus diimbangi dengan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan. Ia khawatir, jika tidak dikelola dengan baik, keberadaan jalan baru justru dapat memicu perubahan sosial dan ekonomi yang merugikan lingkungan.

“Jangan sampai setelah jalan dibangun, sampah tidak terurus, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat berubah drastis. Yang tadinya hidup dari kebun, beralih ke sektor perdagangan secara masif. Kita harus berkomitmen menjaga keseimbangan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa eksploitasi berlebihan dapat berdampak luas.

“Jangan sampai alam marah. Kalau kita menjaga alam, insyaallah manfaatnya akan berkelanjutan,” katanya.

Sebagai langkah awal, pembangunan jalan sepanjang 18,5 kilometer dari Desa Malasari hingga perbatasan Sukabumi akan segera dimulai dalam dua minggu ke depan.

Proyek ini akan dikerjakan melalui program Karya Bakti TNI bekerja sama dengan Kodim dan Korem, guna mempercepat proses konstruksi.

“Tahap awal kita akan mengaspal dulu, lalu sambil berjalan drainase akan kita rapikan. Setelah itu, kita lihat perkembangan untuk peningkatan selanjutnya,” jelasnya.

Bupati juga menyoroti urgensi pembangunan infrastruktur ini bagi masyarakat setempat.

“Bayangkan jika ada warga yang hendak melahirkan di tengah malam. Jalan berbatu, penerangan minim, dan jarak ke rumah sakit sangat jauh. Ini yang harus kita atasi,” katanya.

Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk tahap awal proyek ini.

Dengan pengerjaan yang melibatkan TNI, ia berharap proyek dapat selesai lebih cepat dan sudah bisa dinikmati masyarakat pada Agustus mendatang.

“Pembangunan infrastruktur harus dipastikan berjalan dengan baik dan dapat melayani masyarakat dengan optimal, sesuai arahan Presiden,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini