Menyambut Tahun Ular Kayu 2025, Imlek sebagai Momentum Kebersamaan dan Harapan Baru

0
1,035 views

Bogorpolitan.com – Tahun Baru Imlek 2025 menjadi awal baru yang penuh makna bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Menurut kalender lunar Tiongkok, Tahun Ular Kayu dimulai pada 29 Januari 2025 dan akan berlangsung hingga 16 Februari 2026.

Julius Khang, seorang guru kungfu sekaligus Wakil Ketua PAC Bogor Selatan, PDI Perjuangan Kota Bogor, mengungkapkan bahwa Tahun Ular Kayu membawa energi positif yang unik, terutama bagi mereka yang berada di bawah naungan shio tersebut.

“Dengan elemen Ular dan Kayu sebagai simbol utamanya, tahun ini diyakini membawa energi positif yang khas,” ujar Julius saat ditemui di kediamannya di Pamoyanan, Kota Bogor, Senin (27/1).

Julius menjelaskan bahwa Imlek bukan hanya perayaan pergantian tahun, tetapi juga menjadi momen penting untuk menghormati keluarga, dewa-dewa surgawi, serta leluhur.

Tradisi ini sudah berlangsung sejak ribuan tahun lalu, awalnya sebagai perayaan petani di Tiongkok untuk menyambut pergantian musim dingin ke musim semi.

“Imlek juga dikenal sebagai Festival Musim Semi atau Sin Cia. Perayaan ini berlangsung mulai tanggal 1 hingga 15 bulan pertama dalam kalender lunar,” paparnya.

Kalender Imlek sendiri dimulai sejak tahun 551 SM, bertepatan dengan kelahiran filsuf besar Tiongkok, Kung Fu Tzu. Dalam perayaan ini, warna merah menjadi simbol keberuntungan, sementara tradisi mudik tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari Imlek.

Mengakhiri perbincangan, Julius menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh warga Tionghoa di Kota Bogor yang merayakan Tahun Baru Imlek.

“Kepada sahabat dan saudara yang merayakan, Gong xi fa cai. Semoga Anda sejahtera, penuh kegembiraan, dan bahagia bersama keluarga. Selamat Tahun Baru. Xinnian kuaile,” tutupnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini