Laporan : Eka Rufa ||
BogorPolitan.com – Cianjur,
Miris, seorang pelajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Cianjur, Jawa Barat, diduga menjadi korban rudapaksa oleh kekasihnya yang baru dikenal di media sosial Facebook.
Menurut informasi yang dilapangan, Kamis 14/11/2024, kejadian tersebut berawal dari perkenalan korban di FB dengan diduga pelaku yang merupakan seorang pelajar berinisial E yang merupakan siswa SMK di Cianjur. Kemudian berlanjut ke pesan messenger hingga akhirnya keduanya sepakat untuk bertemu di suatu tempat.
“Awalnya Korban berkenalan di Facebook dengan E, dan hari itu juga minta bertemu. Korbanpun akhirnya dijemput oleh kenalannya itu, lalu dibawa ke suatu tempat yang masih di wilayah Cianjur, Jawa Barat,” kata saudara Korban yang enggan disebutkan namanya dalam pesan WhatsApp yang diterima Wartawan, Kamis (14/11/2024).
Menurut keterangan Korban, sebelum dirudapaksa dirinya diberi minuman kemasan oleh pelaku. Namun beberapa saat setelah minum minuman kemasan, Korban kemudian tak sadarkan diri.
“Nah, saat tak sadarkan diri itulah Korban diduga dirudapaksa oleh pelaku,” ucapnya.
Sementara itu, pihak keluarga Korban baru mengetahui bahwa anaknya telah dirudapaksa oleh kekasihnya setelah melihat kondisinya dalam keadaan lemas.
Ketika dipanggil ternyata terjadi pendarahan, awalnya dikira korban sedang datang bulan, namun setelah dua kali ganti pembalut darah tetap keluar.
Melihat seperti itu, pihak keluarga pun panik, diberilah minum, namun setelah dikasih minum korban muntah-muntah dan berbusa serta bau tak sedap.
Hingga akhirnya, Korbanpun mengaku mengaku telah dirudapaksa oleh kekasihnya yang baru dikenal satu hari di Facebook.
Atas kejadian tersebut pihak keluarga pun melakukan Visum dan melapor ke pihak berwajib.
Namun sangat disayangkan hingga satu pekan ini belum ada tindakan atau penanganan yang serius. Sementara informasi terkahir yang diterima korban saat ini tengah menjalani perawatan di RS.






