Waduh, Ada Kode Khusus Dalam Pencairan Uang Gempa Cianjur

0
543 views

BogorPolitan.com – Cianjur,

Posko Satgas bencana Gempa Cianjur Jl. Pangeran Hidayatullah No. 141 Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur, ada kode khusus dalam pengambilan jatah duit gempa.

Ayi Salahudin, yang diduga perantara pelaku pungli saat di mintai keterangan oleh BOD dirinya ditunjuk langsung oleh Kades sebagai koordinator pemberkasan di dua ke RT an Kampung Babakan Desa Cirumput.

Dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum Pemerintah Desa Cirumput yang terjadi pada tanggal 26 Agustus 2023 , sekitar pukul 15.00 Wib, yang bertempat di Posko Satgas bencana Gempa Cianjur Jl. Pangeran Hidayatullah No. 141 Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur sudah dilakukan.

Menurut ayi Salahudin, saat di mintai keterangan oleh BOD dirinya ditunjuk langsung oleh Kades Cirumput sebagai koordinator pemberkasan khusus wilayah RT 006/004 dan RT 007/004 Kampung Babakan Desa Cirumput Kabupaten Cianjur.

Sebelum berangkat ke Posko Satgas, ia dipanggil menemui Kades Cirumput untuk menyampaikan keterangan sesuai dengan keterangan kordinator lainnya yang sudah terlebih dahulu dipanggil oleh Satgas selanjutnya ada arahan agar keterangannya disamakan satu suara dan jangan sampai terjebak ucap Kades Cirumput.

Ayi meneruskan, Setelah Hari Raya Idul Fitri kemarin, Kades, BPBD, BOD dan Ketua Rt. 06 & 07, berkumpul di Sekolah dan selanjutnya Kades menelpon Pa Nurzen ( BPBD ) agar Kampung babakan di istimewakan terkait pembangunan untuk meringankan biaya karena daerahnya tidak masuk mobil sehingga biaya angkut mahal, ucap kades. kesimpulan saya pembangunan yang rusak berat di Kampung Babakan agar bisa mengunakan asbes, genteng bekas, asalkan tiang baloknya menggunakan besi 12 Full selup bawah dan atas serta menggunakan ceker ayam.

” Ia harus menyampaikan arahan agar keterangannya disamakan agar satu suara jangan sampai terjebak ucap kades,” katanya.

Saat diwawancara media, Ayi Salahudin (BPD) Desa Cirumput untuk pencairan Kampung Babakan dalam pencairannya warga memberi uang sekitar Rp 300.000,- sampai Rp.900.000,- perorang untuk sekali pencairan bisa mencapai 5-10 berkas.

“Dari uang pemberian warga saya bagi ke Kades Cirumput BN sebesar Rp 1 juta sampai Rp 2 juta, Kasi Kesra SF 100 ribu – 250 ribu dan sisanya saya bagikan dengan ketua RT, dalam pembagian saya merasa keberatan karena jatah saya disamakan dengan jatah Ketua RT sedangkan biaya operasional lebih besar serta lebih cape daripada Ketua RT,” ucapnya.

Yang uniknya kode Kades meminta jatah uang pemberian dari warga, Kades mempunyai kode “Saya mau mancing”, yang isinya Kades meminta jatah uang hasil pencairan. (Tim/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini