Bogorpolitan – Cibungbulang,
Laporan : M. Ilyas ||
Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Desa (RAPBDesa) Situudik Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Rabu 28/12/2022, di Aula Desa, membahas isu-isu penting yang akan dijalankan pada tahun 2023.
Stanting menjadi isu utama yang dibahas dalam Musdes Situudik, kemudian tentang Optimalisasi pajak dan Situudik menjadi Desa Mandiri serta soal penyerapan anggaran dana Satu Milyar Satu Desa (Sami Sade) yang akan dijalankan pada tahun 2023.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Situudik Jayanul Iman, sesaat setelah mengikuti Rapat Musdes RAPBDesa
“Rapat itu sangat menjanjikan stanting tentang masa depan, Kader bisa menangani gizi buruk, jikalau penanganannya maksimal. Kedua pajak kalau di manage bagus, jika tidak di manage amburadul, itu aja konsepnya sederhana.
Ketiga tentang Desa Mandiri, yang diapresiasi oleh Jayanul Iman karena merupakan nilai keberhasilan yang dicapai oleh Desa Situudik dalam meningkatkan pemasukan dari hasil pertanian.
“Terkait Desa Mandiri ini bukan Desa yang mengajukan tetapi atas penilaian yang diatas, berdasarkan potensi yang ada di Desa Situudik sudah memenuhi kriteria Desa Mandiri. Kita harus bangga ternyata dari 1,6 naik menjadi 2.2 Milyar, kenaikan dari ekonomi wilayah dari hasil pertanian, persawahan dan perkebunan,” katanya.
Masih ditempat yang sama Ketua Tim Pelaksana (TPK) Desa Situudik Yadi, menjabarkan tentang rencana pelaksanaan penyerapan anggaran dana Sami Sade yang akan dilaksanakan oleh pihaknya dalam 3 jenis kegiatan.
“Terkait dengan Musdes hari ini untuk 2023 akan dilaksanakan, pertama pembentukan jalan baru dari wilayah Desa Situudik untuk tembusan jalan ke Desa SituIlir. Betonisasi Jalan lingkar Desa sepanjang 300 meter berserta tembok penahan tanahnya,” terang Yudi.
Selain Betonisasi Jalan dengan Tembok Penahan Tanah (TPT), lanjut Yudi Dana Sami Sade juga dipergunakan untuk Hotmix Jalan Lingkungan (Jaling).
“Selanjutnya hotmik jalan lingkungan dengan panjang 1000 meter, itu yang akan direalisasikan berdasarkan usulan masyarakat,” katanya.
Dalam rapat RAPBDesa juga terungkap, tentang kesiapan pelaksanaan pembangunan dengan sistim gotong royong, yang disampaikan oleh salah satu Ketua RW. kemudian dijawab oleh Ketua Paguyuban RT/Rw Desa Situudik Holillullah, dengan alasan akan dikomunikasikan lebih dulu, sebelum pelaksanaannya.
“Sebelum kegiatan diharapkan, ada komunikasi dengan pemilik lokasi, yang kemudian di agendakan,” singkatnya.
Sementara terkait persoalan pajak, Kepala Dusun 2 Gunung Handeuleum Ade Darudin, mengharapkan adanya restrukturisasi petugas pemungut pajak.
“Usulannya kaitan dengan pajak, diharapkan ada restrukturisasi petugasnya, agar optimalisasi retribusi pajak bumi dan bangunan, jangan terhambat untuk kearah yang lebih baik dan tidak menjadi beban Pemerintah Desa,” pungkasnya.






