Sosialisasi Pendataan IDM Berbasis SDGs Desa Cihideung Ilir

0
1,032 views

BogorPolitan – Ciampea,

Mengacu kepada Tujuan Pembangunan Yang Berkelanjutan yang merupakan Program dari Kemendes berdasar Perpres Nomor 59 tahun 2017 tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Nasional, disebutkan ada 18 tujuan pembangunan berkelanjutan desa.

Untuk mecapai tersebut perlu adanya pendataan IDM (Indeks Desa Membangun) Berbasis SDGs (Sustainable Development Goals) yang dilakukan Pemerintahan Desa.

Mempersiapkan hal tersebut Pemdes Cihideung Ilir Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor melakukan Sosialisasi Pendataan IMD Berbasis SDGs yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa pada Jum’at (39/4).

Sekcam Ciampea Yudi Utomo dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dalam pendataan IDM Berbasis SDGs ini adalah terlaksananya Pembangunan Berkelanjutan di Desa. Oleh karena pendataan yang dilaksanakan nanti memakai Perangkat Seluler Berbasis Android maka diperlukan Petugas Pendata bukan hanya yang mempunyai Hp Android tapi juga mengerti dalam pengoperasiannya.

Oleh karenanya saya mohon pada ketua RW dan Ketua RW untuk mempersiapkan Petugas Pendataan SDGs ini yang benar-benar mumpuni karena Pendataan SDGs ini tidak hanya mendata Infrastruktur Desa tapi juga mendata warga satu persatu mulai dari Pendidikannya, ekonominya, kondisi rumahnya dan lain lain.

“Ada 18 sebagai indikator Pendataan SDGs diantaranya, Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Desa Berkualitas, Keterlibatan Perempuan Desa, Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi, Desa Berenergi Bersih dan Terbarukan, Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, Infrastruktur dan Inovasi Desa sesuai Kebutuhan, Kemitraan untuk Pembangunan Desa dan Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif.

“Jadi pendataan ini bukan hanya dari segi infrastruktur tapi dari segi masyarakat juga harus diperhatikan, seperti Desa Tanpa Miskin, mendata masyarakat yang benar-benar miskin, Desa Tanpa Kelaparan, mendata warga yang sehari harinya susah makan ini yang harus diketahui para Rt terkait warga yang sulit makan, pendidikannya apakah berkualitas atau tidak dan lain sebagainya,” papar Sekcam.

Pembangunan Berkelanjutan tidak akan terlaksana bila datanya tidak baku, tidak keliatan (tidak didata warganya).
“Kedepan semuanya akan terkontrol baik pembangunan Infrastruktur maupun kondisi masyarakatnya,” ucap Sekcam.

Kades Cihideung ilir H. Ilman menambahkan bahwa petugas Pendata ini per RT 1 orang petugas yang akan mendata diwilayahnya masing-masing.
“Yang bisa menjadi Petugas Pendata ini RT bisa menunjuk warganya, bisa Karang Taruna atau PKK tapi juga bisa Ketua RT sendiri yang menjadi Petugas Pendata yang jelas harus punya Hp Android dan mampu mengoperasikan Android,”tegasnya.

Kades menambahkan untuk kegiatan Pendataan SDGs ini menggunakan Anggaran Dana Desa sebesar lebih dari Rp. 50 juta yang dialokasikan untuk Pengisian Kuota dan Honor para petugas pendata.

Sementara Pendamping Desa Sofyan menuturkan Rangkaian Pelaksanaan Pendataan SDGs ini sudah dimulai sejak Bulan Maret dan berakhir di bulan Mei 2021.

Seusai sosialisasi ini segera kita susun petugas pendata per Rt untuk kita ajukan kepusat dan selekasnya akan kita laksanakan Bimtek.

“Pendataan ini berbeda dari yang sudah-sudah yang hanya menggunakan Kertas dan Pensil. SDGs ini memakai Aplikasi Android yang RAM nya minimal 3 RAM, ada SK dan Honornya karena ini menggunakan Anggaran dari Dana Desa,” urainya.

Petugas bisa mendownload Aplikasi SDGs di Play Store, petugas harus terdata dan terdaftar untuk bisa masuk ke Link SDGs, oleh karenanya Petugas kita data nama dan nomor HPnya, karena hanya yang terdaftar yang bisa masuk ke Link SDGs, sambungnya.

Agar SDGs desa ini terwujud, Kementerian mengeluarkan Permendesa PDTT Nomor 13 Tahun 2020 tentang prioritas penggunaan dana desa 2021. Penggunaan dana desa pada 2021 harus mengacu pada 18 tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) desa yang telah disusun itu. Intinya, penggunaan dana desa itu mengacu pada dua hal yakni peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

Dharmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini