LSM SULUH ; Bila Pengerjaan Proyek P3-TGAI Mulus, Segera Laporkan Oknum yang Meminta Uang

0
1,157 views

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Adanya pemberitaan di Jurnal Inspirasi yang terbit pada tanggal 28/04/2021 dengan judul “Kerap Mencari-cari Kesalahan, Oknum Wartawan Resahkan Pelaksana Proyek P3-TGAI”, terkait oknum wartawan yang banyak berdatangan dan mencari-cari kesalahan pekerjaan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang ada di wilayah selatan Kabupaten Bogor, membuat Supriadi dari LSM SULUH (Solidaritas untuk Lingkungan Hidup) angkat bicara.

Ditemui dikantornya, di bilangan Sukaraja, Supriadi mengatakan, kata kata ‘oknum’ yang dbubuhkan pada satu kalimat, itu hanya memperhalus agar kalimat tersebut tidak menimbulkan kesan menuduh atau menjelekan seseorang (profesi wartawan).

“Jadi setiap wartawan belum bisa dipastikan akan melakukan protes, karena disitu kata yang dipakai adalah oknum wartawan, padahal seseorang yang dikatakan oknum bisa dipastikan orang tersebut melakukan hal yang tidak bisa dibenarkan,” ujarnya.

Lalu, tambahnya, ketika ada oknum yang menakut nakuti, kenapa Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cai Cimande, Irpan Supandi dan Ketua P3A Putera Pangrango Ciherang, Entis Sutisna harus takut, jika mereka yakin bahwa mereka tidak melakukan kesalahan.

“Ketika ada oknum meminta uang,
apakah mereka sebagai pihak P3A memberinya, jika mereka sebagai pihak P3A memberinya, kami pun bertanya-tanya dengan dasar apa anda memberinya. Meskipun persoalan memberi uang atau tidak itu hak mereka,” bebernya.

Supriadi menegaskan, satu hal yang harus mereka sadari, bahwa seorang Ketua P3A dipastikan memiliki cukup wawasan, tapi yang membuat kami heran kenapa ketika ada oknum yang menakut nakuti yang ujung-ujungnya meminta uang, kenapa mereka tidak melaporkannya kepada pihak yang berwenang secara hukum, karena menakut nakuti jelas meresahkan, meminta uang bisa jadi unsur pemerasan.

“Mereka harus segera melaporkan oknum yang mereka maksud kepada pihak yang berwenang secara hukum, supaya terang benderang siapa oknum yang sebenarnya,” tambahnya.

Supriadi berharap, ketika ada media yang bukan katagori oknum mendatangi untuk mewawancarai mereka, pihak P3A harus bersikap kooperatif dan jujur menjawab setiap pertanyaan media, karena bagaimana pun kegiatan P3A dibiayai oleh uang negara yang harus dikontrol semua pihak.

“Maka dari itu laksanakan kegiatan dengan baik dan benar supaya tidak ditemukan kesalahan,” tandasnya. (And)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini