BogorPolitan – Ciampea,
Warung Kopi Raja yang sempat dikritik masyarakat terkait adanya Live Music dimalam Nuzulul Qur’an, berikan sanggahannya.
Kepada BogorPolitan.com, manager pengelola Warung Kopi Raja, Hanter Situmorang mengaku tidak tahu menahu kalau malam itu adalah malam Nuzulul Qur’an.
“Saya tidak tahu kalau malam itu malam Nuzulul Qur’an, karena sebelumnya memang kita selalu berkoordinasi dengan masyarakat sekitar,” ungkapnya, Senin 10/04/2023.

Dirinya mengaku, Live Music yang digelar bukanlah fasilitas yang diberikan Warung Kopi Raja, melainkan masyarakat yang menumpang untuk cari makan alias mengamen.
“Kami minta maaf kepada masyarakat atas ketidaktahuan kami yang telah mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar,” ucap Hanter.
Lebih lanjut, Hanter menjelaskan, Warung Kopi Raja Ciampea yang berdiri sekitar delapan bulan yang lalu ini menawarkan jajanan tongkrongan yang murah meriah dengan fasilitas WiFi gratis.
“Para pekerja kami disini 80% adalah masyarakat sekitar dan kami selalu memberikan CSR kami kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan bantuan kami,” tutup Hanter.






