SDN Parakan Tiga Diduga Jadi Ajang Bar-bar Oknum Pengeroyok Wartawan

0
885 views

BogorPolitan – Cigudeg,

Laporan : M. Ilyas ||

Acara kenaikan kelas dan Perpisahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Parakan Tiga, Cigudeg, diduga jadi ajang bar-bar bagi oknum masa yang membabi buta menghajar para kuli tinta yang hendak meliput kegiatan.

Perbuatan yang menyebabkan luka – luka dialami oleh Wartawan Online Angkaranews, Buhori, Bhayangkara 1, Deni, serta Penanews, Dayat. Kasusnya kini sedang ditangani Kepolisian Sektor Cigudeg, Selasa 21/06/2022.

Dalam keterangan Deni, kejadiannya begitu tiba-tiba, dan belum faham apa yang menjadi penyebab persoalannya.

“Saya bersama Buhori dan Dayat lagi mampir di SDN Parakan Tiga untuk meliput kegiatan perpisahan dan kenaikan kelas. Pas saya lagi foto dan ambil gambar video. Tiba-tiba terjadi pemukulan terhadap kedua orang kawan saya, dan orang-orang disitu langsung menyerang saya,” katanya.

Terus, sambung Deni, lagi digebukin itu orang berdua saya melihat mereka kabur karena diserang massa. “Akhirnya saya juga diserang sama massa. Saya ditendang, ditinju dan diinjak-injak, tapi alhamdulillah saya bisa kabur,” tambahnya.

Deni berharap, kasus penganiayaan ini bisa ditangani secara serius oleh pihak yang berwajib.

“Saya berharap, penganiayaan terhadap saya dan 2 orang rekan harus ditangani serius oleh pihak kepolisian Polsek Cigudeg,” tegasnya.

Terpisah ketika dihubungi, Pemimpin Redaksi Angkaranews.com, Rahman Efendi yang akrab disapa Amang, yang sedang mendampingi para korban mengutuk para pelaku yang diduga telah melakukan aksinya secara brutal.

“Hari ini saya mendampingi wakil pimpinan redaksi media Angkaranews, yaitu saudara Buhori, yang telah menjadi korban pengeroyokan saat sedang melaksanakan tugas jurnalistik di sekolah dasar parakan tiga. Kita diterima dengan baik oleh Kapolsek Cigudeg dan langsung Beliau memberikan perintah kepada anak buahnya untuk segera membuat BAP dan surat visum,” jelasnya.

Sebagai pimpinan dari saudara Buhori, dirinya mengaku mengutuk keras atas tindakan bar-bar yang dilakukan oleh komite, guru dan juga warga.

“Kami meminta kepada pihak Polsek Bunar untuk segera menangkap para pelaku pengeroyokan, untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatanya,” terang Amang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum bisa dikonfirmasi, serta ketiga orang wartawan yang diduga menjadi korban penganiayaan saat ini sedang berada di Puskesmas Cigudeg untuk dilakukan Visum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini