Kab.Bogor, Bogorpolitan.com ||
Gedung SDN Cileuksa 01 dipadati ratusan warga Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Selasa (10/12/2024).
Mereka antusias mengikuti program layanan jemput bola yang diadakan oleh Pemerintah Desa Cileuksa bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor.
Program ini menawarkan pembuatan akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan E-KTP secara gratis.
Kepala Desa Cileuksa, Ujang Ruhyadi, menyampaikan bahwa program ini telah berhasil mencetak ratusan dokumen administrasi kependudukan baru.
Mayoritas warga yang datang adalah mereka yang kehilangan dokumen kependudukan akibat bencana longsor yang melanda desa tersebut pada 2020.
“Kami menargetkan 300 akta kelahiran baru dapat dicetak dalam program ini, dan target tersebut tercapai. Bahkan, ada satu keluarga yang mengurus hingga lima akta kelahiran,” ujar Ujang Ruhyadi.
Ujang menjelaskan, pelayanan jemput bola ini berlangsung hingga pukul 16.00 WIB setiap harinya. Selain itu, semua layanan diberikan secara gratis untuk meringankan beban warga.
“Alhamdulillah, sejak awal dibuka, masyarakat sangat antusias. Mereka datang berbondong-bondong, bahkan hingga sore hari. Ini kami lakukan agar mereka dapat lebih mudah mengurus dokumen kependudukan yang sangat penting,” jelasnya.
Menurut Ujang, pembuatan akta kelahiran menjadi prioritas karena dokumen ini merupakan syarat wajib bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Kami ingin mempermudah masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin memastikan anak-anaknya bisa melanjutkan pendidikan tanpa kendala administrasi,” katanya.
Selain pembuatan akta kelahiran, program ini juga melayani pengurusan dokumen kependudukan lain seperti KK dan E-KTP.
Dia berharap program ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.
“Dokumen ini tidak hanya diperlukan untuk pendidikan, tetapi juga untuk berbagai keperluan lainnya, seperti layanan kesehatan dan bantuan sosial. Kami ingin masyarakat semakin menyadari pentingnya administrasi kependudukan,” pungkasnya.(And)






