Presiden Sambut Ratifikasi Perjanjian Batas ZEE Indonesia-Filipina

0
610 views

Bogorpolitan – KTT ASEAN,

Presiden Joko Widodo menyambut baik ratifikasi Perjanjian Batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) antara Indonesia dan Filipina. Perjanjian itu dapat memperkuat kerjasama maritim, ekonomi dan keamanan bilateral.

“Saya menyambut baik selesainya proses ratifikasi Perjanjian batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia-Filipina,” ucap Presiden Joko Widodo saat berdiskusi dengan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, di sela Konferensi Tingkat Tinggi ke 34 ASEAN di Bangkok, Thailand, Minggu (23/06/2019).

Pertukaran dokumen ratifikasi akan dilakukan oleh kedua Menteri Luar Negeri di Jakarta pada Agustus 2019. Perjanjian yang sudah diratifikasi, atau disahkan Parlemen di kedua negara itu, menjamin kepastian hukum bagi penegakan hukum dan peningkatan kerja sama di bidang maritim.

Perjanjian Batas ZEE adalah kesepakatan untuk menghormati hak tiap negara untuk memanfaatkan laut dan isinya dalam radius 200 mil dari bibir pantai masing-masing. Kapal sipil & militer negara tetangga tetap dapat melintas di kawasan itu dengan setahu pemilik ZEE. Bila terjadi kejahatan seperti pencurian ikan, pembajakan atau terorisme, kedua negara berhak melakukan penegakan hukum atas pelakunya di wilayah ZEE masing-masing.

Perjanjian batas ZEE penting bagi Indonesia dan Filipina karena sering terjadi aksi kejahatan di Laut Sulu (Filipina) yang berbatasan dengan Laut Arafura (Indonesia). Sejumlah awak kapal niaga dan nelayan Indonesia pernah diculik dan disandera kelompok separatis Filipina dari Mindanao Selatan.

Presiden Jokowi pun mengapresiasi kerjasama yang diberikan pemerintah Filipina dalam pembebasan para sandera. Perjanjian ZEE diharapkan memperkuat kerjasama penegakan hukum di wilayah perbatasan maritim kedua negara tersebut.

Reporter : Erwinsyah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini