BogorPolitan.com – Dramaga
Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana Melak bersama unsur Forkopimcam Dramaga menerima audiensi dari Paguyuban Persatuan Pedagang Ayam Kecamatan Dramaga (PPAKD) di Kantor Kecamatan Dramaga, menyikapi persoalan perbedaan harga jual ayam antara pedagang lokal dan pedagang dari luar wilayah.
Audiensi tersebut menindaklanjuti kegiatan sweeping yang dilakukan oleh PPAKD terhadap pedagang ayam yang menjual ayam di bawah harga pasaran di pinggir jalan.
Para pedagang luar tersebut diketahui memasang banderol harga murah, yang menurut PPAKD merugikan pedagang lokal karena menurunkan omset penjualan.
Menanggapi hal itu, PPAKD mengirimkan surat kepada Forkopimcam untuk mencari solusi yang adil bagi seluruh pihak.
Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penertiban guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Dramaga.
“Menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas polisi. Kami harus bersinergi dengan masyarakat dan instansi terkait seperti Koramil, Forkopimcam, dan Forkopimdes,” ujar IPTU Desi sesuai arahan Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro.
IPTU Desi juga menambahkan bahwa dengan sinergi yang baik antara aparat dan masyarakat, penyelesaian persoalan seperti persaingan tidak sehat antar pedagang dapat dicapai tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Langkah ini diharapkan memperkuat hubungan polisi dengan masyarakat, sehingga kolaborasi menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman bisa berjalan lebih efektif,” pungkasnya.






