BogorPolitan – Bogor
Laporan : Retno Handayani
Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kontribusi dalam pembangunan masyarakat, Pengurus Cabang (PC) 10.04 Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-POLRI (GM FKPPI) Kabupaten Bogor menghadiri Musyawarah Raya (Musra) yang digelar oleh tiga rayon di Wilayah II. Acara yang berlangsung pada Minggu, 9 Februari 2025, di Sekretariat Wilayah II Kampung Rawabogo, Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol ini menjadi momentum penting untuk menyusun strategi dan memperkuat kerja sama antar rayon.
Koordinator Wilayah II, Kusmiaji atau yang akrab disapa Kang Loncer, menegaskan bahwa Musra bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar-rayon dan meningkatkan peran GM FKPPI dalam pembangunan daerah.
“Musra ini menjadi langkah strategis dalam mempererat sinergi dan meningkatkan kontribusi kita di tengah masyarakat. Dengan kerja sama yang solid, kita bisa menciptakan perubahan yang lebih berarti,” ujarnya.
Pemilihan Ketua Rayon dan Agenda Musra
Dalam Musra ini, tiga ketua rayon resmi terpilih, yaitu:
Rudi Hidayat sebagai Ketua Rayon 10.04.08 GM FKPPI Kecamatan Jonggol,
Raden Dadang Jayalaksana, S.Pd., M.Pd. sebagai Ketua Rayon 10.04.10 GM FKPPI Kecamatan Tanjungsari,
Utom Bustomi Nasution sebagai Ketua Rayon 10.04.11 GM FKPPI Kecamatan Sukamakmur.
Ketua PC 10.04 GM FKPPI Kabupaten Bogor, Hirja Roses, dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan dan solidaritas antar-rayon untuk mencapai tujuan bersama.
“Kita harus terus berinovasi dan bekerja cerdas dalam menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat. Kebersamaan adalah kunci untuk mencapai visi organisasi yang lebih besar,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Cabang PC 10.04 GM FKPPI Kabupaten Bogor, Aprul Sopiyanto, menyoroti pentingnya Musra sebagai ajang evaluasi dan penyusunan strategi ke depan.
“Musra ini menjadi momentum untuk memperbarui strategi, mengevaluasi program kerja, serta merancang langkah-langkah konkret yang dapat meningkatkan peran aktif setiap rayon dalam memajukan wilayah masing-masing. Kita ingin menjadi organisasi yang mandiri dan berdaya,” katanya.
Musra kali ini membahas beberapa agenda utama, antara lain:
1. Evaluasi dan Laporan Kegiatan Rayon
Setiap rayon menyampaikan laporan terkait program dan kegiatan yang telah dijalankan, termasuk tantangan yang dihadapi selama ini.
2. Penyusunan Rencana Kerja Bersama
Pengurus Cabang mendorong ketiga rayon untuk menyusun rencana kerja yang lebih terkoordinasi, terutama dalam isu sosial seperti pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan.
3. Penguatan Sinergi Antar-Rayon
Musra juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar-rayon dalam proyek sosial bersama, seperti kegiatan bakti sosial, pelatihan keterampilan, dan program kemanusiaan lainnya.
Harapan dan Komitmen ke Depan
Melalui Musra ini, tiga rayon di Wilayah II, yang mencakup Jonggol, Cariu, Gunungputri, Cileungsi, Sukamakmur, dan Tanjungsari, siap bergerak maju bersama menghadapi tantangan di masa depan.
“Musra ini adalah langkah awal untuk menguatkan posisi kita sebagai organisasi yang tidak hanya peduli dengan anggota, tetapi juga berkontribusi pada perubahan sosial yang lebih luas. Kita harus menjadi agen perubahan yang menginspirasi, baik di level organisasi maupun di tengah masyarakat,” pungkasnya.






